GOSULUT.ID – Sekretaris Jenderal DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Benny Rhamdani meminta seluruh kader Hanura di Gorontalo tampil sebagai pejuang yang konsisten, bukan kader musiman yang hanya muncul saat momentum politik.
Penegasan itu disampaikan Benny saat memberikan arahan pada Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Hanura Provinsi Gorontalo yang digelar di Hotel Aston Gorontalo, Sabtu (16/05/2026).
“Politik Hanura bukan politik pencitraan, tetapi politik pengabdian dan keberanian moral. Jangan pernah menjadikan partai hanya kendaraan elektoral tanpa ideologi perjuangan,” tegas Benny di hadapan pengurus dan anggota DPRD Fraksi Hanura Gorontalo.
Menurutnya, Musda IV menjadi momentum penting untuk memperkuat struktur partai sampai akar rumput sekaligus melahirkan kepemimpinan yang visioner, progresif dan ideologis.
Melalui forum ini, Hanura Gorontalo juga menyusun strategi memenangkan hati rakyat pada agenda politik ke depan.
Benny menekankan bahwa pengurus partai harus hadir di tengah penderitaan rakyat, bukan hanya saat kampanye.
Sementara para anggota DPRD Hanura diminta menjadi suara nurani rakyat, bukan sekadar penghuni ruang sidang.
“Partai ini harus diisi oleh kader petarung, pekerja keras, disiplin, loyal, dan memiliki keberanian menghadapi tekanan politik apa pun. Kader harus memberi optimisme kepada rakyatnya,” ujarnya.
Ia mengingatkan, kekuatan Indonesia dibangun dari kekuatan daerah-daerahnya. Jika daerah maju dan rakyat sejahtera, maka Indonesia akan berdiri kuat dan bermartabat.
“Jika kader kehilangan idealisme, maka partai hanya akan menjadi bangunan tanpa jiwa,” pungkas Benny.








