Scroll ke bawah untuk membaca
Gorontalo Utara

Begini Kronologi Kebakaran di Blok Plan Kantor Bupati Gorontalo Utara

79
×

Begini Kronologi Kebakaran di Blok Plan Kantor Bupati Gorontalo Utara

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Dinas Satpol PP dan Kebakaran Kabupaten Gorontalo Utara membeberkan kronologi kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Blok Plan Kantor Bupati pada Minggu (02/08) malam.

Perlu diluruskan, lokasi kebakaran bukan di Kantor Bupati Gorontalo Utara. Titik api berada di lahan kosong di belakang Gedung DPRD dan bersebelahan dengan Gedung Badan Keuangan Daerah.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Berkat penanganan cepat petugas, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bangunan perkantoran di sekitar.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP dan Kebakaran Gorut Retno Gunardi Ishak mengatakan kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 20.30 Wita.

Saat itu dua anggota Satpol PP, Suryadi dan Herson, sedang melakukan patroli rutin di kawasan Blok Plan.

“Anggota kami melihat ada titik api di belakang Gedung BKD. Setelah dipastikan itu kebakaran, mereka langsung ke Pos Damkar untuk minta bantuan,” jelas Retno, Senin (03/08/2026).

Tim pemadam langsung bergerak ke lokasi. Namun kondisi saat itu menyulitkan. Rumput sudah kering karena musim kemarau dan angin bertiup cukup kencang sehingga api cepat menyebar ke lahan sekitar.

Setiba di lokasi, prioritas petugas adalah mengamankan area gedung pemerintahan agar api tidak menjalar. Proses pemadaman baru selesai sekitar pukul 22.15 Wita.

Meski api sudah padam, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Pendinginan dan pemantauan terus dilakukan karena masih ada bara yang berpotensi menyala lagi.

“Sekitar pukul 00.03 Wita saya laporkan perkembangan ke Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda. Arahan pimpinan agar lokasi terus dipantau sampai benar-benar aman,” kata Retno.

Dalam kejadian ini, petugas hanya mengerahkan 1 unit mobil pemadam. Namun respon cepat membuat api tidak sampai membakar kompleks perkantoran di Blok Plan.

“Saya tegaskan yang terbakar adalah lahan di belakang Gedung DPRD dan Gedung BKD. Bukan Kantor Bupati. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir dengan informasi yang beredar,” tegasnya kembali.

Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Dugaan sementara, api berasal dari tumpukan sampah yang terbakar lalu menjalar ke semak dan rumput kering.

Memasuki musim kemarau, Retno mengimbau masyarakat lebih berhati-hati.

“Rumput dan semak sangat mudah terbakar. Jangan bakar sampah atau lahan sembarangan. Jika melihat titik api segera laporkan ke petugas,” pungkasnya.

Share :  
Post ADS
error: Content is protected !!