Scroll ke bawah untuk membaca
Legislatif

Akses Sulit, Gustam Ismail Harap Solusi untuk Siswa di Ponelo

481
×

Akses Sulit, Gustam Ismail Harap Solusi untuk Siswa di Ponelo

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo menyoroti persoalan akses pendidikan di wilayah kepulauan dalam rapat kerja bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Gorontalo, Senin (26/05/2025) khususnya terkait penerimaan siswa baru atau SPMB tahun ajaran 2024/2025.

Anggota Komisi IV, Gustam Ismail, menyoroti lulusan SMP 2 Ponelo yang ingin melanjutkan ke SMA 8 Ponelo Kepulauan, Menurutnya, tantangan utama bukan terletak pada minat masyarakat, melainkan hambatan geografis dan minimnya fasilitas penunjang pendidikan di wilayah tersebut.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

“Ini bukan karena orang tua tidak ingin menyekolahkan anak-anaknya di SMA 8 Ponelo, tapi secara geografis, siswa lulusan SMP 2 Ponelo lebih dekat ke SMA 1 Kwandang. Akses jalan tidak ada, kalau musim hujan atau angin selatan lewat laut pun berbahaya,” ungkap Gustam.

Ia menjelaskan bahwa jalur menuju SMA 1 Kwandang dari Desa Tihengo—tempat sebagian besar siswa berasal—hanya memakan waktu sekitar 20 menit, termasuk penyeberangan laut dan perjalanan darat menggunakan bentor.

“Secara logika, tentu orang tua lebih memilih sekolah yang mudah diakses dan punya fasilitas lebih memadai. Tahun lalu saja, sebagian siswa SMP 2 diterima di SMA 1 Gorontalo Utara, sebagian lainnya tetap di SMA 8 Ponelo,” tambahnya.

Untuk itu, Gustam mendorong Dinas Pendidikan memberi kebijakan khusus bagi siswa dari wilayah Ponelo Kepulauan agar bisa diterima di sekolah yang lebih dekat dan layak secara infrastruktur.

“Kami berharap Pak Kadis bisa segera membahas ini dengan kepala sekolah SMA 1 Gorontalo Utara, mengingat waktu pendaftaran sudah sangat mepet,” tegasnya.

Share :  
error: Content is protected !!