Scroll ke bawah untuk membaca
Legislatif

Haru! Rahmijati Jahja Serahkan Pin Emas Almarhum David Bobihoe ke Bupati Sofyan Puhi

274
×

Haru! Rahmijati Jahja Serahkan Pin Emas Almarhum David Bobihoe ke Bupati Sofyan Puhi

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Suasana haru menyelimuti Temu Kader PKK dan Posyandu se-Kabupaten Gorontalo dalam bingkai Bincang Santai Bersama Senator Gorontalo Rahmijati Jahja di Panggung Utama Sport Centre Limboto, Sabtu (7/11/2026).

Momentum itu menjadi panggung reuni sejarah, kado ulang tahun, sekaligus penyerahan kenang-kenangan bersejarah.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, Ketua TP-PKK Maryam Sofyan Puhi, Sekda Sugondo Makmur dan Wakil Ketua TP-PKK Venny Tonny Junus serta ribuan kader PKK dan Posyandu dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Gorontalo.

Di tengah acara, Rahmijati Jahja memberikan sumbangan uang sebesar Rp130 juta untuk para peserta yang mengikuti kegiatan Jumbara. Sumbangan tersebut disambut tepuk tangan meriah ratusan kader yang hadir.

Senator Gorontalo empat periode itu mengatakan, sumbangan tersebut merupakan bentuk apresiasi dan kepeduliannya terhadap semangat para kader PKK dan Posyandu yang terus mengabdi hingga ke tingkat desa.

“Saya bangga melihat semangat ibu-ibu kader hari ini. Sumbangan ini tidak seberapa, tapi saya berharap bisa menambah semangat dan menjadi penyemangat bagi seluruh peserta Jumbara,” ujar Rahmijati Jahja.

Namun momen paling emosional terjadi saat penyerahan sebuah pin emas bersejarah mendiang suami tercintanya, almarhum David Bobihoe Akib, mantan Bupati Gorontalo dua periode.

Pin tersebut bukan perhiasan biasa. Benda itu diketahui dikenakan almarhum David saat dinobatkan gelar adat Pulanga, tanda kehormatan tertinggi atas kiprah dan dedikasinya memimpin Kabupaten Gorontalo.

Penyematan pin dilakukan langsung oleh istri almarhum, Rahmijati Jahja didampingi sang putri dr. Jeinfer Rivian Lestyorini, di hadapan ratusan kader PKK dan Posyandu.

Momen itu terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan hari ulang tahun Bupati Gorontalo Sofyan Puhi yang ke-63.

Ia mengaku, penyerahan pin emas itu bukan sekadar pemberian benda peninggalan, melainkan titipan sejarah agar nilai perjuangan dan pengabdian almarhum David Bobihoe terus dikenang dan dijaga.

“Pin ini adalah kenang-kenangan dari almarhum. Saya titipkan kepada Pak Bupati Sofyan Puhi sebagai tanda penghormatan dan agar semangat mengabdi untuk Kabupaten Gorontalo ini terus dikenang,” katanya.

Bagi Sofyan Puhi, pin emas ini bermakna ganda, kado personal di hari ulang tahunnya sekaligus pengingat untuk terus merawat dan menjaga warisan sejarah daerah.

Selain penyerahan pin adat, momentum ini juga menandai dihidupkannya kembali Hymne dan Mars Kabupaten Gorontalo ciptaan David Bobihoe.

Sofyan menegaskan, kedua lagu wajib daerah itu akan kembali dikumandangkan dalam setiap agenda resmi pemerintahan hingga tingkat desa, setelah lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Kehadiran Rahmijati Jahja yang kini menjabat Anggota DPD RI Dapil Gorontalo sekaligus memutar memori sejarah gerakan PKK di Kabupaten Gorontalo.

Semasa menjabat Ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo periode 2005–2015, Rahmijati menggagas ajang Jumbara lewat payung program Gema Rahmi I, yang belakangan diadopsi hingga ke tingkat nasional.

Mengenang masa itu, Ibu Rahmi menyebut Jumbara lahir dari semangat kebersamaan kader.

“Dulu Jumbara ini kami mulai dari Kabupaten Gorontalo lewat Gema Rahmi I. Alhamdulillah sekarang sudah menjadi gerakan nasional. Saya bersyukur hari ini bisa kembali berkumpul bersama kader-kader hebat Kabupaten Gorontalo,” tuturnya.

Jumbara yang kini kembali digelar itu pun menjadi bukti bahwa gagasan yang lahir dari Gorontalo mampu memberi warna bagi gerakan PKK dan Posyandu secara nasional.

Kegiatan Temu Kader PKK dan Posyandu yang dikemas dalam Bincang Santai Bersama Senator Gorontalo ini pun ditutup dengan penuh kehangatan, semangat kebersamaan, dan komitmen untuk terus menggerakkan kader hingga ke pelosok desa.

Share :