Scroll ke bawah untuk membaca
Nasional

Penanganan Dampak Kemarau dan Karhutla Butuh Implementasi Nyata 4 Pilar Kebangsaan

37
×

Penanganan Dampak Kemarau dan Karhutla Butuh Implementasi Nyata 4 Pilar Kebangsaan

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Tantangan cuaca ekstrem berupa musim kemarau panjang yang berpotensi memicu bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendapat perhatian serius dari Senator DPD RI asal Provinsi Gorontalo, Fadel Muhammad.

Bagi Gubernur Gorontalo dua periode itu, persoalan tersebut harus mendapat perhatian secara bersama-sama oleh seluruh elemen bangsa.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

“Hal ini tidak hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga membutuhkan kesadaran, kepedulian, dan semangat gotong royong seluruh elemen bangsa,” ujarnya saat kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Rumah Aspirasi Fadel Muhammd, di Kota Gorontalo, Rabu (16/09/2026).

Untuk itu menurut Fadel, nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan dinilai relevan untuk memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Serta mendorong kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam mengantisipasi dampak kemarau,” sambungnya.

Ia menguraikan, empat Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Keempat- empatnya menjadi landasan penting dalam membangun tanggung jawab bersama menghadapi berbagai persoalan, termasuk ancaman bencana lingkungan,” urainya.

Fadel berharap, melalui penguatan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan, kesadaran menjaga lingkungan diharapkan tidak berhenti pada imbauan, tetapi diwujudkan dalam tindakan sehari-hari.

“Menjaga hutan, menghemat air, mencegah pembakaran lahan, dan membantu masyarakat terdampak merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga keselamatan dan masa depan bangsa,” tandasnya.

Share : Â