Scroll ke bawah untuk membaca
Nasional

IGEX 2026 Ciwalk Bandung Sukses, APTIKNAS TECHSUMMIT Dorong Kolaborasi AI dan Ekonomi Kreatif

47
×

IGEX 2026 Ciwalk Bandung Sukses, APTIKNAS TECHSUMMIT Dorong Kolaborasi AI dan Ekonomi Kreatif

Sebarkan artikel ini
 

GOSULUT.ID – Indonesia Game Experience (IGEX) 2026 di Cihampelas Walk (Ciwalk), Bandung, berlangsung sukses 22 hingga 25 Oktober 2026 dan menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem industri game, teknologi digital, serta ekonomi kreatif Indonesia. Salah satu agenda penting dalam rangkaian kegiatan tersebut adalah APTIKNAS TECHSUMMIT 2026 yang mengangkat perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), transformasi bisnis, dan peluang pengembangan industri digital nasional.

Mengusung tema “AI-Native Indonesia 2026, From Agentic AI to Physical AI: Building the Next Intelligent Economy”, APTIKNAS TECHSUMMIT 2026 mempertemukan perspektif pemerintah, asosiasi, industri teknologi, akademisi, dan praktisi mengenai penerapan AI serta potensinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Pembukaan IGEX Bandung pada 22 Oktober 2026 menghadirkan Dr. Ir. Feri Arlius, M.Sc., Direktur Sarana dan Prasarana Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI; Ir. Soegiharto Santoso, S.H., Ketua Umum APTIKNAS sekaligus Ketua Umum APKOMINDO dan Ketua Dewan Pengawas AGKDI; Amy Hsiao, Direktur Taiwan Trade Center Jakarta; Putro Dewanto, General Manager Household Consumer Business Region Jawa Barat Telkomsel; Fanky Christian, Sekretaris Jenderal DPP APTIKNAS; Andi Tanudiredja, Wakil Ketua Umum DPP APTIKNAS; serta Anton Budyana, Ketua DPD APTIKNAS dan APKOMINDO Jawa Barat.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk membangun industri game dan teknologi digital yang berkelanjutan. Industri game tidak hanya berkaitan dengan hiburan, tetapi juga mencakup perangkat lunak, desain, animasi, musik, komputasi awan, pemasaran digital, dan kecerdasan buatan.

Sejumlah pengurus dan perwakilan yang tercatat hadir dalam rangkaian kegiatan IGEX di Bandung antara lain Andri Sugondo, Cepu Supriyanto, Hartanto Sutardja, Maulis Taufik Kosasih, S.Pd., Wong Sui Jan, Yuliasiane Sulistiyawati, dan Yuliyanti. Sementara itu, perwakilan Tim Sivali yang turut hadir antara lain Farah Zahira, Ryo Ardian, Veros Mohamed.

Kegiatan IGEX Bandung juga mendapat perhatian dari kalangan industri game internasional. Alexander Bodrov, selaku Sekretaris Jenderal VIDO, asosiasi game dari Rusia, turut menghadiri kegiatan tersebut pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Kehadiran perwakilan asosiasi game dari Rusia ini menjadi bagian dari dinamika kolaborasi internasional yang membuka peluang untuk memperluas jejaring dan pertukaran perspektif dalam pengembangan industri game.

APTIKNAS TECHSUMMIT Soroti Peluang dan Tantangan AI

Dalam sambutan penutupan APTIKNAS TECHSUMMIT 2026, Soegiharto Santoso, yang akrab disapa Hoky, menegaskan bahwa teknologi digital dan ekonomi kreatif merupakan dua kekuatan yang saling melengkapi. Teknologi menghadirkan kemampuan, kreativitas menghasilkan nilai, dan kolaborasi membuka peluang pertumbuhan ekonomi.

“AI merupakan peluang sekaligus tantangan. Kita tidak cukup hanya membicarakan AI. Kita harus mulai menerapkannya, mengukur manfaatnya, menjaga keamanannya, dan menjadikannya bagian dari strategi pertumbuhan usaha,” tegas Hoky.

Menurutnya, perkembangan Agentic AI hingga Physical AI membuka peluang untuk meningkatkan produktivitas, mempercepat inovasi, dan menciptakan model bisnis yang lebih kompetitif. Namun, pemanfaatannya harus disertai kesiapan sumber daya manusia, keamanan, tata kelola, dan kemampuan beradaptasi.

Indonesia memiliki modal berupa talenta muda, kreativitas, kekayaan budaya, dan pasar domestik yang besar. Tantangannya adalah mengubah potensi tersebut menjadi produk unggulan, kekayaan intelektual, lapangan kerja, dan nilai ekonomi berkelanjutan.

“Kita tidak boleh hanya menjadi konsumen teknologi. Kita harus menjadi pencipta, pengembang, inovator, dan pengusaha yang mampu menghasilkan karya berkualitas serta bersaing di pasar global,” ujarnya.

Hadirkan Perspektif Lintas Disiplin tentang AI

APTIKNAS TECHSUMMIT 2026 menghadirkan pembicara dari berbagai bidang. Dr. Ir. Feri Arlius, M.Sc., dan Fanky Christian memberikan perspektif pemerintah dan asosiasi mengenai pengembangan ekosistem teknologi.

Dari industri, hadir Ryoka Putra Agitama, Presales Engineer VST ECS Indonesia; Yolanda Roring, Direktur Marketing PT Masterdata Digital Cyberindo; serta Michael Edward, AI Server Specialist, yang memberikan perspektif mengenai solusi teknologi dan infrastruktur AI.

Perspektif akademis disampaikan oleh Assoc. Prof. Muharman Lubis, BIT., BSc(Psy)., BAIS., MIT., MM., PhD(IT), pakar dari Telkom University, serta Dr. Septiana Ayus Estri Mahani, S.E., M.M., CISA, CFA, AI Enthusiast sekaligus dosen Program Studi Manajemen FEB Universitas Islam Bandung.

Sementara itu, Miryam Ariadne Sigarlaki, M.Psi., Psikolog, psikolog klinis, dosen, serta COO dan Co-Founder Jatidiri.app, melengkapi pembahasan melalui perspektif manusia dan kesiapan menghadapi perubahan digital.

Ragam perspektif tersebut menegaskan bahwa transformasi AI bukan semata-mata persoalan teknologi, tetapi juga menyangkut kompetensi manusia, kesiapan organisasi, dan dampaknya terhadap dunia kerja.

Apresiasi untuk Motor Penggerak Roadshow Game Tahun Kelima

Secara khusus, Hoky menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Hendri Andrigo Sutanto, Ketua Umum AGKDI dan Ketua DPD APTIKNAS Jakarta sekaligus Ketua DPD APKOMINDO Jakarta, serta Andi Tanudiredja, yang telah menjadi motor penggerak roadshow game hingga memasuki tahun kelima.

Menurutnya, konsistensi dalam menjaga keberlangsungan kegiatan ini merupakan kontribusi penting bagi pengembangan industri game, kreativitas, dan talenta digital Indonesia.

“Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Hendri Andrigo Sutanto dan Andi Tanudiredja yang telah menjadi motor penggerak roadshow game ini hingga memasuki tahun kelima, dengan penyelenggaraan yang secara konsisten menjangkau lima kota setiap tahunnya. Semoga semangat dan konsistensi ini terus terjaga, sehingga IGEX semakin berkembang serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan industri game dan ekonomi kreatif Indonesia,” ujar Hoky.

Ia berharap IGEX tidak hanya menjadi ajang pertemuan, tetapi juga ruang bagi pengembang, komunitas, pelaku usaha, dan generasi muda untuk membangun jejaring, menghasilkan karya, serta membuka peluang bisnis berkelanjutan.

Dukungan Sponsor Perkuat Penyelenggaraan IGEX 2026

Keberhasilan penyelenggaraan IGEX 2026 di Bandung juga didukung oleh kolaborasi berbagai mitra industri dan sponsor yang turut berkontribusi dalam memperkuat ekosistem teknologi, gaming, dan esports di Indonesia.

Taiwan Excellence, Telkomsel, dan IndiHome bertindak sebagai sponsor utama. Sementara itu, dukungan juga diberikan oleh sejumlah sponsor lainnya, yaitu Samsung, AMD, Lexar, ASRock, Gigabyte,Team, Kingston HYTE, Paradox Gaming, Ryunix, Nemesis, Cube Gaming, Antec, Super Flower, Armageddon, Thrustmaster, Aolion, Bambu Lab, dan LAN Game. Publisher Pendukung, Megaxus, Zepetto, Haya, Line Game dan IGG.

Dukungan dari seluruh sponsor tersebut menjadi bagian penting dalam menyukseskan penyelenggaraan IGEX. Kolaborasi ini sekaligus mencerminkan keterlibatan berbagai pelaku industri dalam mendorong pertumbuhan ekosistem gaming, memperluas pemanfaatan teknologi, serta membuka peluang kolaborasi bisnis yang lebih luas.

Sinergi antara penyelenggara, asosiasi, komunitas, dan mitra industri diharapkan dapat menjaga keberlanjutan kegiatan serupa serta memperkuat posisi Indonesia dalam perkembangan industri game dan ekonomi kreatif.

APTIKNAS Perluas Kolaborasi dan Peluang Bisnis

APTIKNAS merupakan organisasi pengusaha teknologi informasi dan komunikasi yang bertransformasi dari APKOMINDO, organisasi yang berdiri sejak 1991. Saat ini, APTIKNAS memiliki jaringan 31 DPD dari Aceh hingga Papua, dengan sekitar 2.000 perusahaan anggota.

Melalui jaringan tersebut, APTIKNAS mendorong kolaborasi antara pelaku usaha, penyedia teknologi, pengembang aplikasi, pemerintah, akademisi, dan mitra industri. Sejumlah inisiatif yang disampaikan Hoky meliputi Roadshow Nasional AI Driven Secure & Efficient bersama BSSN RI di delapan kota, Koperasi APTIKNAS MAJU BERSAMA, serta Mall APTIKNAS.

APTIKNAS juga akan menyelenggarakan National Cyber Security Connect (NCC) 2026 pada 28–29 Oktober 2026 di Hotel Bidakara, Jakarta, bersama para mitra ekosistem. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kesadaran dan kolaborasi keamanan siber di tengah transformasi digital berbasis AI.

Setelah Bandung, IGEX 2026 dan APTIKNAS TECHSUMMIT 2026 dijadwalkan berlanjut di Tangcity Mall, Tangerang, pada 19–22 November 2026.

Tiga Pesan untuk Ekosistem Digital Indonesia

Menutup sambutannya, Hoky menyampaikan tiga pesan utama. Pertama, pengetahuan harus diwujudkan menjadi tindakan untuk meningkatkan kompetensi, produktivitas, dan daya saing. Kedua, pertemuan harus ditindaklanjuti menjadi kolaborasi yang memberikan manfaat nyata. Ketiga, inovasi harus menghasilkan nilai ekonomi, menjawab kebutuhan masyarakat, membuka lapangan kerja, dan memperkuat industri nasional.

Ia mengapresiasi panitia, mitra industri, asosiasi, komunitas, narasumber, peserta, dan seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan IGEX 2026 dan APTIKNAS TECHSUMMIT 2026.

“Kita jangan hanya menjadi penonton perubahan, tetapi jadilah bagian dari mereka yang menciptakan perubahan,” tutup Hoky.

IGEX 2026 di Ciwalk Bandung menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi ekosistem digital sekaligus mendorong Indonesia menjadi pencipta inovasi yang produktif, aman, dan berdaya saing global.

Share :