Scroll ke bawah untuk membaca
Advertorial

Imigrasi Gorontalo Perkuat Koordinasi Lintas Sektor Lewat Rakor TIMPORA 2026

131
×

Imigrasi Gorontalo Perkuat Koordinasi Lintas Sektor Lewat Rakor TIMPORA 2026

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Dalam rangka memperkuat sinergi pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah Kabupaten Gorontalo, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA), Kamis (07/05/2026) di Kabupaten Gorontalo.

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban wilayah dari potensi pelanggaran keimigrasian maupun aktivitas ilegal yang melibatkan orang asing.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Kegiatan rapat koordinasi dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, instansi vertikal, serta stakeholder terkait yang tergabung dalam TIMPORA Kabupaten Gorontalo. Dalam pelaksanaannya, forum membahas perkembangan situasi dan isu aktual keimigrasian di wilayah Gorontalo, termasuk penguatan pengawasan terhadap keberadaan orang asing serta upaya pencegahan terhadap berbagai potensi pelanggaran hukum.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Gorontalo, Agung Sampurno, dalam sambutannya menegaskan bahwa pengawasan orang asing merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan koordinasi dan pertukaran informasi secara berkelanjutan antarinstansi. Menurutnya, keberadaan TIMPORA menjadi instrumen penting dalam membangun sistem pengawasan yang terintegrasi guna mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran keimigrasian maupun tindak pidana transnasional lainnya.

“Sinergi antaranggota TIMPORA harus terus diperkuat agar pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing dapat berjalan optimal. Dengan koordinasi yang baik, setiap potensi kerawanan dapat dideteksi lebih dini sehingga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga,” ujar Agung Sampurno.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo, Josua Pahala Martua, menyampaikan bahwa pengawasan keimigrasian saat ini tidak hanya berfokus pada aspek administratif, tetapi juga pada upaya preventif dan deteksi dini terhadap berbagai dinamika yang berkembang di masyarakat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi aktif seluruh anggota TIMPORA dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan keimigrasian di daerah.

“Melalui forum TIMPORA ini, kami melanjutkan semangat dan arahan Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko bahwa komitmennya sangat tegas, yaitu pengawasan terhadap aktivitas WNA akan terus ditingkatkan dengan terus menjaga kolaborasi aktif, karena penegakan hukum keimigrasian adalah bagian dari menjaga kedaulatan negara.”ungkap Josua Pahala Martua

Selain membahas pengawasan orang asing, rapat koordinasi juga menyoroti pentingnya peningkatan peran masyarakat dalam mendukung fungsi pengawasan keimigrasian melalui program Desa Binaan Imigrasi. Program tersebut diharapkan dapat menjadi sarana edukasi kepada masyarakat terkait bahaya Pekerja Migran Indonesia nonprosedural, Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), serta pentingnya pelaporan terhadap aktivitas orang asing yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

Forum TIMPORA juga menjadi wadah pertukaran informasi dan penguatan langkah koordinatif antarinstansi guna memastikan setiap potensi pelanggaran dapat ditangani secara cepat, tepat, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun pola pengawasan yang semakin efektif, terintegrasi, dan responsif terhadap dinamika keimigrasian yang berkembang di wilayah Kabupaten Gorontalo.

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi bersama seluruh anggota TIMPORA dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara melalui pengawasan keimigrasian yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Share :  
error: Content is protected !!