GOSULUT.ID – Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan memberikan apresiasi kepada petani jagung di Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Pujian itu keluar saat Zulkifli Hasan melaksanakan panen raya usai menghadiri Acara Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di GOR David-Tonny, Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/06/2026).
Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo, Anggota DPRD Provinsi, dan akademisi Prof. Nelson Pomalingo.
Di tengah panen, Menko Pangan berdiskusi dengan warga terkait harga jual jagung serta distribusi pupuk. Zulhas mengaku takjub dengan ukuran dan bobot jagung hasil tanam warga Pulubala.
“Kalau saya lihat, ini produktivitasnya bisa lebih dari 6 ton per hektare. Tongkolnya besar-besar. Di daerah saya biasanya sekitar 5 ton per hektare,” ujarnya.
Menyoal harga, petani menyampaikan jagung saat ini dijual Rp6.000/kg. Angka itu di atas patokan yang biasa ditetapkan Zulhas.
“Sudah Rp6.000? Saya biasanya tetapkan maksimal Rp5.500,” katanya.
Warga menjelaskan harga dapat turun ke Rp4.000/kg ketika memasuki puncak musim panen. Untuk pupuk, para petani memastikan stok aman dan ada potongan harga.
“Pupuk lancar? Ada diskon juga? Bagus. Dulu sering telat dan sulit. Semoga sekarang terus berjalan normal,” tutur Zulhas.
Ia menegaskan, perhatian pemerintah terhadap petani dan stabilitas harga pangan merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo. Pemerintah akan terus menjaga agar petani tidak mengalami kerugian.

































