GOSULUT.ID – Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas) memberi pembekalan untuk ratusan mahasiswa Kuliah Kerja Dakwah (KKD) Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) yang dilaksanakan digelar di Indoor UMGO, Rabu (24/06/2026).
Dengan mengangkat tema “Prioritas Pangan Nasional dan Peran Generasi Muda untuk Ketahanan Pangan”, Zulhas hadir bersama Rektor UMGO Prof. Abd. Kadim Masong, jajaran pimpinan kampus, dosen, dan sivitas akademika.
Dalam pemaparannya, Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan potensi besar Indonesia di sektor pangan.

“Potensi pangan RI besar. Tapi untuk bisa maju, kita butuh inovasi dari generasi muda,” ujar Zulhas.
Ia menyebut sektor pangan sebagai fondasi utama pembangunan. Kemandirian pangan disebut syarat mutlak agar Indonesia bisa maju berkelanjutan. Karena itu, pemerintah menempatkan swasembada dan ketahanan pangan sebagai agenda utama.
“Indonesia punya SDA yang melimpah untuk mandiri pangan. Tapi semua itu tidak akan optimal tanpa SDM yang kuat, inovasi, dan kolaborasi pemerintah, kampus, pelaku usaha, sampai masyarakat,” lanjutnya.
Zulhas juga mendorong mahasiswa KKD tidak hanya hadir membawa ilmu, tapi juga solusi. Lewat program di desa, mahasiswa diminta mengedukasi pemanfaatan pekarangan, penguatan kelompok tani, hingga literasi pangan.
“Pertanian presisi, AI, IoT, sampai pemasaran online sudah jadi jalan baru. Pertanian sekarang punya prospek besar,” ucapnya.
Selain aspek teknis, ia menekankan karakter. Integritas, disiplin, kerja keras, dan gotong royong disebutnya kunci agar pembangunan nasional berhasil.
Rektor UMGO mengapresiasi materi tersebut. Menurutnya, pembekalan itu membuka wawasan mahasiswa tentang peran kampus mencetak lulusan yang siap menjawab tantangan bangsa, khususnya di sektor pangan.
Sesi tanya jawab berlangsung interaktif. Banyak mahasiswa mengajukan gagasan terkait pemberdayaan desa, inovasi pangan, dan peran anak muda.

































