Scroll ke bawah untuk membaca
Kabupaten Gorontalo

Launching Coffee Street dan Kawasan Budaya Isimu, Ini Harapan Bupati Gorontalo 

439
×

Launching Coffee Street dan Kawasan Budaya Isimu, Ini Harapan Bupati Gorontalo 

Sebarkan artikel ini
Bupati Kabupaten Gorontalo Sofyan Puhi saat meninjau lapak pelaku UMKM di Kawasan Coffe Street. (Foto: Humas)

GOSULUT.ID – Bupati Kabupaten Gorontalo Sofyan Puhi resmi melaunching Kawasan Street Coffee dan Kawasan Budaya Isimu, bertempat di Jalan Satria, Desa Isimu Selatan, Kecamatan Tibawa, Minggu (08/02/2026).

Launching dua kawasan strategis ini merupakan bentuk komitmen kuat Pemkab Gorontalo dalam menjadikan ruang publik sebagai jantung ekonomi baru, sekaligus ruang ekspresi budaya dan kreativitas masyarakat.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Bupati Kabupaten Gorontalo, Sofyan Puhi menyatakan, bahwa UMKM adalah motor utama penggerak ekonomi daerah, terutama dalam menyongsong pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) KTNA yang akan dipusatkan di Kabupaten Gorontalo pada Juli mendatang.

“Ini momentum besar. UMKM harus mulai mempersiapkan diri dari sekarang, berinovasi dengan produk lokal, meningkatkan kualitas kemasan, dan menghadirkan ciri khas Gorontalo yang kuat. PENAS adalah peluang emas,” ujar Sofyan.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini jumlah pendaftar peserta PENAS KTNA telah mencapai lebih dari 35 ribu orang dari seluruh Indonesia.

Melihat besarnya perputaran ekonomi yang akan terjadi, Pemerintah Kabupaten Gorontalo juga berencana mempercepat pembangunan rumah atau pusat oleh-oleh UMKM lokal.

Pusat oleh-oleh ini akan menjadi etalase produk unggulan Gorontalo, sehingga para tamu nasional dapat membawa pulang produk UMKM sebagai buah tangan.

“Pemerintah daerah akan membuka pusat oleh-oleh UMKM. Ini bukan sekadar fasilitas, tapi strategi membuka pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM lokal,” imbuhnya.

Bupati Sofyan Puhi pun berharap Kawasan Street Coffee menjadi sentra kuliner dan ekonomi kreatif, sementara Kawasan Budaya menjadi ruang pelestarian identitas lokal yang hidup dan produktif.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dan DPRD Kabupaten Gorontalo, Kepala Dinas Koperasi, Camat Tibawa, Dewan Pengawas RS MM Dunda Limboto, Kapolsek Tibawa, para kepala desa se-Kecamatan Tibawa, serta ratusan peserta Jalur Sehat Terpadu (ST).

Share :  
error: Content is protected !!