Scroll ke bawah untuk membaca
Legislatif

Bahasa Daerah Mulai Ditinggalkan, Ghalib: Perlu Rencana Strategis

536
×

Bahasa Daerah Mulai Ditinggalkan, Ghalib: Perlu Rencana Strategis

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Penggunaan bahasa daerah (Gorontalo) perlahan-lahan mulai berkurang bahkan makin memprihatinkan, sehingga dibutuhkan rencana strategis dalam rangka pelestarian.

“Beberapa waktu lalu kami melakukan kunjungan kerja ke Kantor Bahasa, disana dipaparkan hasil penelitian bahwa bahasa daerah mulai ditinggalkan. Oleh karena itu kita butuh menyusun rencana untuk pelestarian bahasa daerah sepeeti Gorontalo, Bonda suwawa, bahasa Bolango di Atinggola,” kata Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Ghalib Lahidjun usai mengikuti Rapat Kerja Komisi IV, Senin (16/06/2025).

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Terkait rencana itu, pihaknya akan mensuport mitra terkait aga meninjau kembali edaran Pemerintah provinsi Gorontalo beberapa waktu lalu soal penggunaan bahasa pada hari tertentu dalam setiap minggunya.

“Semangat dari rencana strategis itu kita mendorong dinas Pendidikan dan Kebudayaan supaya mengevaluasi edaran yang menetapkan satu hari untuk menggunakan bahasa daerah di sekolah-sekolah seperti SMA dan SMK,” imbuhnya.

Tidak hanya dilingkungan sekolah, menurut Legislator Partai Golkar itu, upaya yang sama juga perlu diterapkan kepada OPD-OPD di lingkungan pemerintah daerah

“Kita juga akan mendorong pada pemerintah daerah khususnya para Aparatur Sipil Negara (ASN),” tandas Ghalib.

Share :  
error: Content is protected !!