Scroll ke bawah untuk membaca
Legislatif

81 Kabupaten/Kota Se-Sulawesi Berprestasi, Kabgor Justru Nihil di Ajang Apresiasi Pemda 2026

128
×

81 Kabupaten/Kota Se-Sulawesi Berprestasi, Kabgor Justru Nihil di Ajang Apresiasi Pemda 2026

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Fraksi Gerindra, Zul Nangili.

GOSULUT.ID – Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi yang digelar di Hotel Claro, Makassar pada Jumat (18/9) kemarin, menyisakan catatan kritis bagi Kabupaten Gorontalo (Kabgor).

Dari 81 kabupaten/kota se-Sulawesi yang menerima penghargaan atas kinerja pelayanan publik terbaik, Kabupaten Gorontalo tidak masuk dalam daftar penerima penghargaan sama sekali. Padahal dalam ajang yang dihadiri langsung Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian tersebut, Provinsi Gorontalo berhasil meraih penghargaan terbaik untuk kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan tingkat provinsi.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Kondisi ini mendapat sorotan tajam dari Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Fraksi Gerindra, Zul Nangili. Menurutnya, nihilnya penghargaan tersebut menjadi indikator bahwa kinerja Pemerintah Daerah perlu dipertanyakan dan dievaluasi secara serius.

“Kabupaten Gorontalo nihil di ajang Apresiasi Pemda Berprestasi 2026, kinerja Pemda layak dipertanyakan. Kami di DPRD mendorong Pemda untuk lebih fokus dan serius bekerja,” tegas Zul kepada Gosulut.id, Sabtu (19/9/2026).

Ia menilai, kategori-kategori yang diperlombakan dalam ajang tersebut sejatinya merupakan bagian dari visi misi Bupati dan Wakil Bupati serta telah tertuang dalam RPJMD Kabupaten Gorontalo, seperti sektor pendidikan, kesehatan, tata kota dan persampahan, hingga PU Perkim.

“Harusnya di dua tahun terakhir ini sudah menampakkan hasil. Setelah hampir dua tahun kepemimpinan Sofyan-Toni dan sudah beberapa kali melakukan simulasi terhadap kepemimpinan beberapa perangkat daerah, akhirnya di momentum pelantikan terakhir nampaknya telah menemukan komposisi terbaik,” ujarnya.

Dengan adanya perubahan dan perampingan SOTK, Politisi Gerindra itu berharap ada semangat baru dan energi baru untuk membangun daerah dan mendukung semua program Bupati dan Wakil Bupati.

“Kami di DPRD tentunya berharap sebagai mitra dalam menjalankan roda pemerintahan akan mendapatkan lompatan perubahan ke arah yang lebih baik. Dan kami sangat optimistis Bupati dan Wakil Bupati mampu memberikan yang terbaik untuk kemajuan Kabupaten Gorontalo,” tambahnya.

Zul juga menyinggung soal penempatan pejabat di lingkup OPD yang menurutnya idealnya harus didasarkan pada tiga C.

Menurutnya, C pertama adalah Capability, alias kinerja yang harusnya menjadi patokan utama jika pelantikan dilakukan secara murni teknokratis.

C kedua adalah Chemistry, soal kecocokan personal antara Bupati dan Kepala OPD. Sebab, kinerja bagus secara angka dan statistik pun bisa kalah jika komunikasinya tidak nyambung dengan atasan.

Sementara C ketiga adalah Coalition, karena turut serta membantu Bupati hingga menang di Pilkada.

“Ada yang karena modal coalition of politics, tapi bisa saja capability rendah, chemistry tidak nyambung. Ada yang chemistry bagus dan capability tinggi tapi coalition rendah. Sehingga untuk menjalani sisa waktu kepemimpinan ini, setiap Kepala OPD terpilih sudah harus menyesuaikan dengan meningkatkan kemampuan 3 C ini,” pungkasnya.

Saat ditanyakan OPD mana yang dinilai harus bertanggung jawab atas nihilnya prestasi tersebut, Zul Nangili menyebut OPD yang membidangi Pendidikan, Kesehatan, Tata Kota dan Persampahan, serta PU dan Perkim.

Untuk diketahui, berikut daftar peraih penghargaan utama Regional Sulawesi:

Kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan:

– Tingkat Provinsi: Terbaik diraih oleh Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Tenggara.

Kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri (Kabupaten):

– Terbaik I: Kabupaten Luwu Timur

– Terbaik II: Kabupaten Tana Toraja

– Terbaik III: Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap)

Kategori Akses Penduduk Terhadap Layanan Pendidikan (Kabupaten):

– Terbaik I: Kabupaten Enrekang

– Terbaik II: Kabupaten Morowali Utara

– Terbaik III: Kabupaten Sinjai

Kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah (Kabupaten):

– Terbaik I: Kabupaten Morowali

– Terbaik II: Kabupaten Soppeng

– Terbaik III: Kabupaten Donggala

Share :