Scroll ke bawah untuk membaca
Nasional

Rotasi Besar Polri: 108 Perwira Dimutasi, 9 Kapolda Berganti

107
×

Rotasi Besar Polri: 108 Perwira Dimutasi, 9 Kapolda Berganti

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi mutasi polri. (Foto: Istimewa)

GOSULUT.ID – Polri melakukan rotasi dan mutasi jabatan terhadap 108 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen). Dari jumlah itu, 91 personel masuk kategori promosi dan flat jabatan.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/960/V/KEP./2026 yang ditandatangani Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Rabu, 7 Mei 2026.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Mutasi menyentuh sejumlah posisi strategis di Mabes Polri maupun kewilayahan. Untuk Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri, Komjen Panca Putra mendapat penugasan baru sebagai Kalemdiklat Polri.

Selain itu, terdapat sembilan jabatan Kapolda yang mengalami pergantian. Mereka adalah Kapolda Sumbar Irjen Djati Wiyoto Abadhy, Kapolda Kaltara Brigjen Agus Wijayanto, Kapolda Jabar Irjen Pipit Rismanto, Kapolda Kalbar Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar, Kapolda Malut Brigjen Arif Budiman, Kapolda NTB Irjen Kalingga Rendra Raharja, Kapolda Bengkulu Brigjen Yudhi Sulistianto Wahid, Kapolda Sultra Brigjen Himawan Bayu Aji, dan Kapolda Sulteng Brigjen Nasri.

Mutasi juga menyentuh jabatan Kapolres jajaran tipe Metro dan Kota Besar, yakni Kapolres Metro Depok Kombes Christian Rony Putra dan Kapolresta Pangkal Pinang Kombes Indra Wijatmiko.

Dalam mutasi tersebut, Polri mencatat promosi jabatan terhadap 16 personel ke golongan Irjen. Tiga personel mengalami flat jabatan setingkat Irjen. Sebanyak 43 personel promosi ke Brigjen, serta 16 personel promosi ke Kombes dengan rincian nivelering IIB1 sebanyak 12 personel, nivelering IIB2 tiga personel, dan nivelering IIB3 satu personel.

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan, mutasi jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan karier dan penguatan organisasi di tubuh Polri.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Ini menjadi bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” kata Johnny, Sabtu (09/05/2026), dilansir dari Kompas.com.

Johnny menyampaikan, pergantian jabatan di lingkungan Polri diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

“Polri terus berkomitmen melakukan regenerasi kepemimpinan dan penguatan organisasi agar semakin adaptif, profesional, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tandasnya.

Share :  
error: Content is protected !!