GOSULUT.ID – Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara) Tahun Anggaran 2025 menjadi bukti konkret komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Dokumen ini merangkum seluruh capaian kinerja program serta kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), baik dari sisi penyelenggaraan pemerintahan maupun pembangunan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Boltara Jusnan Mokoginta menjelaskan, bahwa hasil pembahasan LKPJ antara Panitia Khusus (Pansus) DPRD dan Pemda akan menjadi fondasi utama dalam penyusunan anggaran tahun depan.
Jusnan menekankan bahwa LKPJ ini mencerminkan realitas kinerja di lapangan selama setahun penuh.
“LKPJ ini bukan sekadar urusan administrasi, melainkan bukti kerja nyata yang telah kita laksanakan sepanjang tahun 2025. Kami menyajikan data apa adanya, mencakup capaian target hingga kendala yang dihadapi. Seluruh proses penyusunannya telah sesuai regulasi, sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun moral,” tegas Jusnan.
Sekda juga merinci bahwa program kerja tahun 2025 difokuskan pada tiga pilar utama yakni peningkatan pelayanan publik, pembangunan iinfrastruktur dan upaya penurunan angka kemiskinan.
Meski mengakui ada beberapa indikator yang belum mencapai target maksimal, Jusnan memastikan Pemda akan melakukan evaluasi mendalam demi perbaikan di masa mendatang.
Menutup penjelasannya, Sekda memberikan apresiasi kepada jajaran OPD yang telah bekerja keras meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga memandang pentingnya fungsi pengawasan dari pihak legislatif.
“Saran dan pengawasan dari DPRD akan menjadi masukan berharga bagi kami. Tujuannya agar penyusunan perencanaan serta pelaksanaan anggaran di masa depan dapat berjalan jauh lebih baik lagi,” pungkasnya.








