Scroll ke bawah untuk membaca
Bolaang Mongondow Utara

Bapelitbangda Boltara Soroti Inflasi Cabai, Dorong Petani Tambah Lahan Tanam

122
×

Bapelitbangda Boltara Soroti Inflasi Cabai, Dorong Petani Tambah Lahan Tanam

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) menyoroti laju inflasi yang dipicu kenaikan harga komoditas cabai dan bawang merah.

Guna menekan inflasi, Bapelitbangda Boltara mendorong petani lokal menambah luas lahan pertanian cabai.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

“Inflasi cukup berdampak signifikan pada harga kebutuhan pokok, khususnya pada komoditas cabai dan bawang merah,” ujar Aroman Kepala Bapelitbangda Boltara Aroman Talibo usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi secara daring bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), di Ruang Kantor Bupati Boltara, Senin (08/06/2026).

Panen Cabai Anjlok 70%

Aroman menjelaskan, lonjakan harga cabai di Boltara dipicu penurunan drastis jumlah panen petani dalam sepekan terakhir. Kondisi ini menyebabkan pasokan berkurang dan harga melambung.

“Kenaikan harga cabai dikarenakan turunnya jumlah panen pada minggu ini. Biasanya panen per minggu itu di kisaran 3,5 ton, tetapi panen minggu ini hanya di kisaran 1 ton,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa fenomena kenaikan harga cabai saat ini bukan hanya terjadi di Boltara. Menurutnya, ini merupakan isu nasional yang dialami seluruh daerah di Indonesia.

Sementara untuk komoditas bawang merah, Aroman menyebut faktor penyebabnya berbeda dengan cabai.

Kenaikan harga bawang merah di Boltara dipicu ketergantungan pasokan dari luar daerah karena Boltara belum memiliki lahan perkebunan bawang merah yang memadai.

Solusi Jangka Panjang

Menanggapi kondisi tersebut, Aroman mendorong langkah antisipasi jangka panjang agar Boltara tidak terus tergantung pasokan luar dan rentan inflasi pangan.

“Harapan kita, para petani bisa menambah lahan pertanian untuk tanaman cabai agar ke depannya kita bisa menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga di daerah,” pungkasnya. (Adv)

Share :  
error: Content is protected !!