Scroll ke bawah untuk membaca
Kabupaten Gorontalo

Pedagang Pasar Hewan Pulubala Enggan Pindah Lokasi: Ada Izin dan Kami Nyaman Disini

679
×

Pedagang Pasar Hewan Pulubala Enggan Pindah Lokasi: Ada Izin dan Kami Nyaman Disini

Sebarkan artikel ini
Lokasi sementara pasar hewan Pulubala yang dikelola Umar Mootalu. (Foto: Aldy/Gosulut)

GOSULUT.ID – Sejumlah pedagang pasar hewan sementara di Desa Pulubala, Kecamatan Pulubala dibawah kepengelolaan Umar Mootalu enggan pindah ke lokasi yang dikelola oleh Rony Harun di Desa Tridharma.

Menurut salah satu pedagang sapi, Takrin Binti mengungkapkan salah satu alasan mereka enggan pindah ke lokasi pasar hewan sementara di Desa Tridharma.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

“Pasar Pulubala ini sudah (ada) sejak puluhan tahun lalu dan telah dikenal oleh para pembeli-pembeli dari berbagai daerah hingga luar pulau Sulawesi. Jadi aneh kalau dipindahkan ke tempat lain (Desa Tridharma), sebab kami sudah ada (lokasi) alternatif lain (yang masih berlokasi di Desa Pulubala),” ungkap Takrin saat diwawancarai.

Selain itu, mereka juga sudah merasa nyaman dan aman dilokasi pasar hewan sementara yang dikelola oleh Umar Mootalu.

“Ditambah lagi disini sudah ada izin. Itu alasan utama kami,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan pedagang sapi lainnya yakni Syamsudin Lantu. Menurut dia, pasar hewan yang telah dikenal banyak kalangan yakni di Desa Pulubala.

“Sudah puluhan tahun kami mencari rezeki di pasar hewan dan kami tahu persis pasar ini letaknya di Desa Pulubala bukan di desa lain,” ujarnya.

“Kami disini (lokasi pasar hewan sementara yang dikelola Umar Mootalu) juga merasa nyaman,” sambung Syamsudin.

Sementara itu, pengelola pasar hewan Pulubala Umar Mootalu menjelaskan, bahwa pada pekan lalu sudah ada kesepakatan antara dirinya dan Rony Harun selaku pengelola pasar hewan di Desa Tridharma.

Dimana salah satu point yang ada dalam kesepakatan itu memperbolehkan para pedagang sapi kembali ke lokasi pasar hewan yang dikelola Umar Mootalu jika tidak merasa nyaman dilokasi yang dikelola oleh Rony Harun.

“Dan saya sudah arahkan (para pedagang sapi) ke area sebelah (yang dikelola Rony Harun). Tapi mereka tidak betah, panas dan sebagainya. Sehingga mereka kembali,” jelasnya.

Umar pun menyayangkan sikap Satpol PP yang tiba-tiba menutup akses jalan masuk dilokasi pasar sementara yang dikelolanya.

“Sebelumnya tidak ada informasi terkait penutupan oleh pihak Satpol-PP. Tapi tadi pagi saya dapat informasi bahwa mobil Satpol-PP menutup akses jalan masuk dan keluar pasar di area saya. Saya tidak merasa senang karena adanya perlakuan tersebut,” bebernya.

Share :  
Post ADS
error: Content is protected !!