GOSULUT.ID – Fraksi PDI-Perjuangan (PDIP) yang berada di DPRD Kabupaten Gorontalo (Kabgor) turut merekomendasikan penonaktifan Sugondo Makmur dari jabatan Sekda Kabgor.
Yulis Igirisa selaku Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo dari F-PDIP kepada Gosulut.id mengatakan, meski PDIP turut merekomendasikan penonaktifan Sugondo, pihaknya tetap berkomitmen dan mendukung penuh seluruh program Pemerintahan Sofyan-Tonny.
“(Jadi) anggapan di luar bahwa kami sudah berada di luar pemerintahan, itu tidak benar,” ujar Yulis.
“Dan sampai saat ini, kami dari PDIP masih konsisten dan mengawal sepenuhnya program-program pemerintah daerah, buktinya saat ini teman-teman sedang membahas KUA PPAS bersama Tim TAPD Pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk kepentingan masyarakat,” sambung Ketua Komisi II itu.
Ia menuturkan, bahwa perihal rekomendasi penonaktifan tersebut merupakan kesepakatan bersama antara 32 Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo untuk menjaga martabat serta kehormatan lembaga DPRD.
“Yang jelas ada kesalahpahaman antara 32 Anggota DPRD dan Sekda dalam rapat pembahasan KUA PPAS, seperti pak Sekda beranggapan Anggota DPRD menghubungi beliau (ingin) membahas masalah anggaran lewat telpon,” tutur Yulis.

“Tapi (nyatanya) dari teman-teman DPRD mencoba menghubungi beliau lewat telepon bermaksud menanyakan perkembangan berkas perbaikan KUA PPAS,” tambahnya.
Meski demikian, Yulis Igirisa memastikan bahwa hubungan DPRD dan pemerintah daerah baik-baik saja.
“(Hal itu) dibuktikan saat ini pembahasan KUA PPAS sementara berjalan dengan baik,” tandasnya.







