GOSULUT ID – Senang bercampur haru saat ini dirasakan Hunaisa Saputri Engko, Gadis berparas ayu berusia 21 tahun itu dinyatakan lolos menjadi finalis Miss Hijab Indonesia tahun 2025.
“Alhamdulillah saya sudah menerima surat hasil keputusan dewan juri dan National Director Miss Hijab Indonesia,” ujarnya.
Tidak saja senang dan haru tapi juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi mahasiswa semester 6 jurusan Terapi Gigi dari Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nadhlatul Ulama (UNU) ini karena akan membawa nama gorontalo pada ajang tersebut.
“Saya menjadi satu-satunya yang dinyatakan lolos untuk mewakili Provinsi Gorontalo pada ajang itu nantinya,” katanya.
Hunaisa yang ayahnya seorang Nelayan ini tidak ingin hanyut pada euforia yang dirasakan, sebab sebagai duta daerah pada sebuah pentas nasional perlu dibarengi dengan bekal pengetahuan yang luas karena nantinya akan bersaing dengan puluhan peserta dari seluruh provinsi
“Sebagai perwakilan daerah di sebuah Iven nasional, saya merasa memiliki tanggung jawab yang besar karena membawa nama gorontalo sehingga harus tampil maksimal di setiap kegiatan yang nantinya dilaksanakan disana,” imbuhnya kembali.
Berbagai persiapan saat ini dilakukan memperkaya wawasan pengetahuan segala hal yang berkaitan dengan gorontalo seperti menyangkut adat istiadat dan budaya, makanan, pariwisata, pengetahuan agama Islam, dan sebagainnya.
Disamping itu dara berusia 21 tahun itu telah memiliki pengalaman dalam mengikuti berbagai Iven kejuaraan seperti lomba fashion dan model diantaranya mengikuti model di Sanggar MM Karawo Gorontalo.
“Kemudian mengikuti lomba Fashion Imlek baru-baru ini dan meraih kategori Favorit 1, selain itu mendapat juara 3 pada pemilihan Putra dan Putri Wastra Gorontalo,” sambungnya.
Ia merasa senang karena berbagai support dan semangat terus berdatangan tidak saja dari orang terdekat yakni keluarga, juga dari teman-temannya di kampus (UNU) .
“Alhamdulillah sokongan dari mereka akan sangat membantu, saya juga berharap doa dan dukungan yang sama dari masyarakat dan pemerintah daerah sehingga lancar dalam mengikuti kegiatan yang nantinya akan dilaksanakan pada bulan September,” ungkap dia.
Hunaisa mengatakan, salah satu dorongan dirinya mengikuti Miss Hijab Indonesia ingin menegaskan bahwa seorang muslimah harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, tidak hanya melalui penampilan, tetapi juga melalui akhlak, ilmu, dan tindakan.
“Sebagaimana hadits Rasulullah, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya”, Sebagai wanita muslimah harus bisa menginspirasi dan percaya diri, serta berkarya tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman,” tutupnya.








