GOSULUT.ID – Realisasi program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan ritel modern Alfamart menjadi salah satu isu yang mencuat dalam aksi unjuk rasa mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Amai Gorontalo di Gedung DPRD Kabupaten Gorontalo, Selasa (06/10/2026).
Aspirasi tersebut disuarakan langsung di hadapan Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Y. Usira dan Bupati Sofyan Puhi.
Dalam aksi itu, mahasiswa menilai kehadiran jaringan minimarket Alfamart di Kabupaten Gorontalo belum memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, khususnya melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.
Menanggapi tuntutan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Y. Usira menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti secara kelembagaan.
Ia memastikan DPRD akan segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan memanggil pihak manajemen Alfamart untuk mengklarifikasi sejauh mana realisasi program CSR mereka di Kabupaten Gorontalo.
“Semua aspirasi dari adik-adik mahasiswa kami terima. Untuk CSR Alfamart, kami akan tindak lanjuti dengan RDP dan memanggil pihak Alfamart untuk menjelaskan program CSR yang sudah dijalankan,” kata Zulfikar.
Menurut Ketua DPRD, setiap perusahaan yang beroperasi dan mengambil keuntungan di wilayah Kabupaten Gorontalo sudah seharusnya ikut berkontribusi terhadap pembangunan daerah lewat program sosial yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
Ia menambahkan, DPRD ingin memastikan pelaksanaan CSR tersebut tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.
“Kalau memang masih ada yang perlu diperbaiki, itu akan jadi bahan evaluasi bersama. Tujuannya agar keberadaan perusahaan ritel seperti Alfamart tidak hanya soal bisnis, tapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Gorontalo,” tutupnya.







