Scroll ke bawah untuk membaca
Legislatif

Komisi III Komitmen Kawal dan Support Pembangunan Akses Jalan ke Pinogu

439
×

Komisi III Komitmen Kawal dan Support Pembangunan Akses Jalan ke Pinogu

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo terus merespon dengan cepat dinamika dan aspirasi masyarakat terhadap berbagai kegiatan dan kebijakan pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah.

Salah satu atensi yaang di berikan adalah menseriusi tuntutan masyarakat di Kabupaten Bone Bolango terhadap akses jalan ke Kecamatan Pinogu yang terbaru adalah aspirasi yang disuarakan melalui demo yang dilakukan (1/9) lalu.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Hal ini menjadi salah satu poin penting yang terungkap saat melaksanakan rapat kerja bersama Dinas PUPR. Sebagaimana diungkapkan Ketua Komisi III, Espin Tulie bahwa perhatian pemerintah terhadap infrastruktur di kecamatan tersebut dan Komisinya turut mengawal upaya yang dilakukan oleh eksekutif.

“Tahun 2024 kemarin telah diberikan hibah sebesar Rp 2,4 Miliar untuk pengerjaan jalan ke Pinogu dan sudah dikerjakan sepanjang 1 KM. tapi bukan itu saja kami akan tetap mengawal ini kedepan dan kita dorong lagi itu di tahun 2026. Dinas PUPR juga telah menyampaikan bahwa sudah ada ijin prinsip,” ungkapnya.

Espin juga memberikan support kepada pemerintah daerah dan DPRD baik kabupaten serta provinsi terhadap keberlanjutan perhatian ke Pinogu sebagaimana harapan masyarakat.

“Bapak Gubernur juga pada pidatonya kemarin di Paripurna telah menyampaikan komitmennya bahwa pemerintah provinsi gorontalo akan meneruskan dan melanjutkan jalan ke kecamatan itu tetapi tentunya sesuai dengan mekanisme dan peraturan perundangan-undangan,” sambung Srikandi PDI-P tersebut.

Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili bersama Gubernur Gusnar Ismail juga telah menyampaikan komitmennya saat menerima aksi demo di gedung DPRD pada (1/9).

Dikatakan bahwa pada tahun anggaran 2024, DPRD telah mengalokasikan dana sebesar Rp2,5 miliar yang disalurkan melalui Kabupaten Bone Bolango untuk pembangunan jalan Pinogu. Namun, karena pengerjaan belum tuntas, DPRD akan kembali menganggarkan penyusunan Dokumen Engineering Design (DED) pada tahun 2025. Hal ini menjadi langkah awal untuk memastikan kelanjutan pembangunan infrastruktur tersebut di tahun 2026.

“Saya dan Bapak Gubernur sepakat bahwa saat ini prioritas adalah menembus jalan dari bawah ke atas. Belum perlu dilebarkan menjadi empat meter cukup kita tambah rabat beton dua meter sampai ke atas. Ini janji kami, yang didukung oleh seluruh pimpinan dan anggota DPRD,” tambah Thomas Mopili.

Sementara itu, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi memiliki visi dan komitmen yang sejalan dengan DPRD dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Pinogu.

“Kami sudah mengalokasikan anggaran dalam APBD Perubahan 2025 untuk penyusunan desain renovasi SMA di Pinogu. Pembangunannya akan kita realisasikan pada 2026. Untuk jalan, sama kita mulai dengan desain dan kita plot anggarannya di 2026,” jelas Gubernur Gorontalo.

Ia menekankan bahwa salah satu tantangan pembangunan jalan adalah status kawasan yang masuk dalam area Taman Nasional. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi dengan pemerintah pusat untuk mengubah status menjadi Hutan Peruntukan Lain (HPL), sehingga memungkinkan dilakukan pelebaran jalan ke depan.

“Untuk saat ini, target kita adalah menembus jalan dua meter sampai ke ujung agar masyarakat bisa merasakan akses yang layak,” tegas Gusnar Ismail.

Share :  
error: Content is protected !!