GOSULUT.ID – Tidak ada kata terlambat bagi DPRD Provinsi Gorontalo, selama yang dikerjakan demi kepentingan dan kemaslahatan rakyat, gas terus pantang Kondor.
Kalimat diatas mengambarkan Komisi III bidang Perencanaan Pembangunan yang saat ini begitu gregetan anggaran sebesar 68,2 Miliar telah ‘kabur’ dan balik kembali ke Jakarta.
Anggota Komisi III, Sun Biki menjelaskan bahwa anggaran besar tersebut sebenarnya untuk pembangunan Klinik dan Asrama haji sebagai bagian dari program pembangunan embarkasi haji tapi ditolak oleh Kementerian haji dan Umrah di gorontalo.
“Mengapa mereka tolak? Jadi anggaran itu turun pada bulan Juni kemarin namun mereka khawatir tidak punya cukup waktu untuk menyelesaikan, mana lagi proses tender jadi diperhitungkan tinggal 3 hingga 4 bulan pelaksanaan pembangunan. Sebenarnya itu kan bisa diperjuangkan menjadi multiyears, ” tuturnya.
Dengan dalih itu sambung politisi senior dari Partai Golkar itu, ia bersama rekan-rekannya akan berangkat ke Jakarta dalam rangka merebut kembali anggaran tersebut.
“Besok kami akan ke Jakarta dan datangi Komisi VIII DPR RI, Kementerian Haji dan Umrah termasuk juga ke BAPPENAS untuk merubah anggaran itu menjadi multiyears, kita merasa rugi anggaran sebesar itu ditolak, jadi perlu diperjuangkan dan upayakan agar masuk lagi ke Provinsi Gorontalo, mohon doanya agar upaya ini sukses, “tandasnya.







