Scroll ke bawah untuk membaca
Kontrol

Inflasi yoy Gorontalo Desember 2025 Capai 2,52 Persen

177
×

Inflasi yoy Gorontalo Desember 2025 Capai 2,52 Persen

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Provinsi Gorontalo mengalami inflasi tahunan (yoy) sebesar 2,52 persen pada Desember 2025.

“Kondisi ini sejalan dengan inflasi yang terjadi di Kota Gorontalo sebesar 2,50 persen dan Kabupaten Gorontalo sebesar 2,54 persen,” Ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo, Dwi Alwi Astuti, dalam press release yang digelar pada Senin (5/1/2026).

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Dikatakan, inflasi yoy Provinsi Gorontalo dipicu oleh kenaikan harga pada tujuh kelompok pengeluaran. Kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mencapai 8,98 persen.

“Kemudian kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi sebesar 4,38 persen, disusul kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran sebesar 2,52 persen,” imbuhnya.

Lanjutnya, inflasi juga terjadi pada kelompok pendidikan sebesar 2,03 persen, kelompok transportasi sebesar 1,56 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,61 persen, serta kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,42 persen.

Di sisi lain, terdapat empat kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi secara tahunan. Kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga mengalami deflasi sebesar 2,97 persen, diikuti kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,58 persen.

“Sementara itu, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya mengalami deflasi 0,40 persen, serta kelompok kesehatan sebesar 0,12 persen,” sambung Dwi.

Ia menguraikan, komoditas yang dominan memberikan andil sumbangan inflasi yoy pada Desember 2025, antara lain: emas perhiasan, bawang merah, beras, ikan cakalang/ ikan sisik, ikan layang/ ikan benggol, sigaret kretek mesin (SKM), daging ayam ras, nasi dengan lauk, kopi bubuk, dan telur ayam ras.

“Sedangkan komoditas yang memberikan andil/ sumbangan deflasi yoy, antara lain: tomat, sabun detergen bubuk, telepon seluler, cumi-cumi, terong, kangkung, ikan tuna, bawang putih, minyak goreng, dan kemiri,” tuturnya.

BPS juga mencatat bahwa pada Desember 2025, Provinsi Gorontalo mengalami deflasi secara bulanan (m-to-m) sebesar 0,88 persen. Adapun inflasi tahun kalender (year to date/y-to-d) tercatat sebesar 2,52 persen.

Share :  
error: Content is protected !!