Scroll ke bawah untuk membaca
Kontrol

HLM TPID dan TP2DD, Sinergi Pengendalian Inflasi Jelang Ramadhan dan Idul Fitri

268
×

HLM TPID dan TP2DD, Sinergi Pengendalian Inflasi Jelang Ramadhan dan Idul Fitri

Sebarkan artikel ini

GOSULUT. ID — Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Provinsi Gorontalo menyelenggarakan High Level Meeting (HLM) TPID & TP2DD bertempat di Ballroom Saronde Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Rabu (04/02/2026).

Kegiatan ini bertajuk “Akselerasi Program Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah dan Penguatan Sinergi Program Pengendalian Inflasi untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo yang Inklusif dan Berkelanjutan” acara tersebut untuk memperkuat koordinasi lintas pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas harga serta mempercepat elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD) sebagai langkah nyata mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Kepala kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Gorontalo Bambang Satya Permana menguraikan catatan dan prestasi Pengendalian Inflasi Gorontalo 2025.

“Kinerja TPID Provinsi Gorontalo pada 2025 cukup sukses yang ditunjukkan dengan inflasi 2025 yang relatif rendah sebesar 2,52% (yoy). Keberhasilan dalam program pengendalian inflasi tersebut membuat Provinsi Gorontalo berhasil meraih runner-up TPID Provinsi Berkinerja Terbaik 2025. Penghargaan juga diberikan kepada Kota Gorontalo yang juga berhasil meraih runner-up TPID Kabupaten/Kota Berkinerja Terbaik 2025,” Urainya.

Lebih lanjut dikatakan, untuk memitigasi lonjakan inflasi tinggi pada komoditas pangan strategis serta untuk meningkatkan nilai tambah perekonomian, program hilirisasi pangan perlu terus didorong khususnya yang sesuai dengan karakteristik Provinsi Gorontalo. Komoditas yang perlu mendapatkan perhatian adalah beras, cabai rawit, bawang merah, perikanan, dan jagung (pakan ternak).

“Pengembangan komoditas tersebut diharapkan juga sejalan dengan agenda prioritas nasional terkait swasembada pangan, pembangunan desa, koperasi desa dan kelurahan merah putih, dan UMKM, ” Tuturnya.

Sementara itu, pengendalian inflasi yang terintegrasi dari sisi hulu, perantara, dan hilir berbasis komoditas, diharapkan dapat mewujudkan end state sasaran inflasi 2,5% ±1% (yoy), peningkatan produktivitas hasil pertanian, serta terjaganya persediaan dan pasokan antar waktu dan wilayah.
Akselerasi ETPD untuk Optimalisasi PAD dan Efektivitas Belanja Daerah

Sejalan dengan penguatan pengendalian inflasi, HLM juga menegaskan pentingnya percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah. Bank Indonesia Provinsi Gorontalo—bersama Pemerintah Daerah dan kementerian/lembaga terkait yang tergabung dalam Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) diamanatkan untuk mendorong implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

“Elektronifikasi transaksi diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara transparan dan akuntabel, sekaligus memperluas kanal penerimaan daerah secara non tunai, ” Ungkapnya.

 

Komitmen Bersama: Stabilitas Harga dan Digitalisasi untuk Ekonomi Daerah yang Tangguh

Bambang menyampaikan, melalui HLM TPID & TP2DD ini, seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmen bersama untuk menjaga inflasi tetap terkendali, khususnya menjelang HBKN Ramadan dan Idulfitri 2026, serta mempercepat transformasi digital transaksi pemerintah daerah guna memperkuat penerimaan daerah dan memperluas layanan publik berbasis digital.

“Sinergi TPID dan TP2DD diharapkan menjadi pendorong utama terciptanya stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Gorontalo yang berkelanjutan, inklusif, dan adaptif terhadap dinamika ekonomi ke depan, ” Pungkasnya.

HLM TPID dan TP2DD turut dihadiri oleh Gubernur Provinsi Gorontalo yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo Espin Tulie, Kepala Kantor Wilayah DJPb, Adnan Wimbyarto, serta Kepala BPS Watekhi.

Share :  
Post ADS
error: Content is protected !!