Scroll ke bawah untuk membaca
Kabupaten Gorontalo

Hadirkan Guru Besar Unhas, Dinkes Kabgor Genjot Peran Tenaga Gizi Kebut Penurunan Stunting

46
×

Hadirkan Guru Besar Unhas, Dinkes Kabgor Genjot Peran Tenaga Gizi Kebut Penurunan Stunting

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo (Kabgor) terus tancap gas dalam upaya percepatan penurunan stunting. Salah satu langkah konkretnya melalui Pertemuan Penguatan Peran Tenaga Gizi yang digelar di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Limboto, Jumat (9/10/2026).

Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk membekali seluruh tenaga gizi sebagai garda terdepan penanganan stunting di tingkat Puskesmas hingga desa.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Mengusung tema “Strategi, Inovasi, dan Praktik Baik untuk Mewujudkan Generasi Sehat di Kabupaten Gorontalo”, kegiatan ini menghadirkan narasumber nasional, Guru Besar Ilmu Gizi Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof. dr. Veni Hadju, M.Sc., PhD dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Dr. dr. Anang S. Otoluwa, MPPM yang juga pakar stunting.

Di hadapan peserta, Prof. Veni membedah tuntas situasi stunting terkini, tantangan di lapangan, hingga strategi intervensi gizi yang efektif dan berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya inovasi dan praktik baik yang bisa langsung diaplikasikan oleh tenaga gizi dalam pelayanan kepada masyarakat.

Peserta kegiatan terdiri dari seluruh Tenaga Pelaksana Gizi (TPG) Puskesmas dan Ahli Gizi SPPG se-Kabupaten Gorontalo.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Afriyani Katili menegaskan, peran tenaga gizi tidak hanya sebatas distribusi Pemberian Makanan Tambahan (PMT), namun jauh lebih luas, mulai dari edukasi gizi seimbang, pemantauan pertumbuhan balita secara berkala, hingga pendampingan intensif bagi ibu hamil, bayi, dan balita.

Melalui penguatan ini, Afriyani berharap kompetensi dan koordinasi para tenaga gizi semakin meningkat, serta mampu menjalankan program secara profesional, inovatif, dan terintegrasi dengan lintas sektor.

Langkah ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, tumbuh optimal, dan bebas stunting sebagai investasi jangka panjang daerah. (Adv)

Share :