GOSULUT.ID – Kinerja ekspor Provinsi Gorontalo pada November 2025 menunjukkan tren yang sangat positif.
“Nilai ekspor Gorontalo tercatat mencapai US$8.346.382, mengalami peningkatan signifikan baik secara tahunan maupun bulanan,” Ungkap Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo, Dwi Alwi Astuti, dalam rilis resmi yang disampaikan Senin (05/01/2026).
Lebih lanjut dikatakan, bahwa secara year on year (y-on-y), ekspor Gorontalo melonjak 88,01 persen dibandingkan November 2024 yang tercatat sebesar US$4.439.307.
“Secara bulanan atau month to month (m-to-m), nilai ekspor November 2025 juga meningkat 29,20 persen dibandingkan Oktober 2025 yang mencapai US$6.460.235, sambungnya.
Sementara itu, berdasarkan perbandingan kumulatif Januari–November (c-to-c), ekspor Gorontalo tumbuh 48,49 persen, dari US$54.785.277 pada Januari–November 2024 menjadi US$81.351.920 pada periode yang sama tahun 2025.
Dwi menjelaskan, pada November 2025 terdapat tiga negara tujuan ekspor terbesar Gorontalo, yakni Jepang, Korea Selatan, dan Suriah.
“Jepang menjadi tujuan ekspor utama dengan nilai mencapai US$4,35 juta, didominasi komoditas ikan dan udang serta kayu dan barang dari kayu.
Selanjutnya, ekspor ke Korea Selatan tercatat sebesar US$1,67 juta, terutama dari komoditas gula dan kembang gula.
“Sementara itu, Suriah menempati posisi ketiga dengan nilai ekspor US$498 ribu, yang didominasi buah-buahan yang dapat dimakan,” tutup Dwi.







