Scroll ke bawah untuk membaca
Kesehatan

Donorkan Darah 50 Kali, Abdul Muis Kuku Terima Penghargaan dari PMI Provinsi Gorontalo

205
×

Donorkan Darah 50 Kali, Abdul Muis Kuku Terima Penghargaan dari PMI Provinsi Gorontalo

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Dedikasi dan kepedulian terhadap sesama kembali mengantarkan Abdul Muis Kuku, SE, Kasubag Kepegawaian pada Kantor DPD RI Provinsi Gorontalo, menerima penghargaan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Gorontalo atas konsistensinya mendonorkan darah hingga 50 kali.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas ketulusan, kepedulian, dan komitmen Abdul Muis dalam membantu menyelamatkan nyawa sesama melalui aksi donor darah secara berkelanjutan.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Pemberian penghargaan ini berlangsung bertepatan dengan kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh Kantor DPD RI Provinsi Gorontalo dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI).

Pencapaian 50 kali donor darah bukanlah hal yang sederhana. Di balik angka tersebut, tersimpan semangat kemanusiaan, kepedulian sosial, serta kesadaran bahwa setetes darah yang disumbangkan dapat menjadi harapan dan bahkan menyelamatkan kehidupan orang lain.

Penghargaan dari PMI Provinsi Gorontalo ini sekaligus menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi nyata Abdul Muis dalam mendukung misi kemanusiaan, khususnya membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Momentum tersebut juga memberikan pesan penting bahwa semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana, tetapi memiliki dampak yang sangat besar bagi kehidupan manusia.

Kegiatan donor darah dalam rangka HUT ke-22 DPD RI ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari jadi lembaga, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian sosial dan komitmen DPD RI untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kisah Abdul Muis Kuku menjadi inspirasi bahwa pengabdian tidak selalu harus diwujudkan melalui hal-hal besar. Konsistensi dalam melakukan kebaikan, ketulusan membantu sesama, dan kepedulian terhadap kehidupan orang lain merupakan bentuk pengabdian kemanusiaan yang patut diapresiasi dan diteladani.

Sebab, bagi seorang pendonor, darah yang diberikan mungkin hanya sebagian kecil dari dirinya, tetapi bagi penerimanya, bisa menjadi kesempatan kedua untuk hidup.

Share :