GOSULUT.ID – Ketegangan memuncak di depan Kantor Bupati Bone Bolango, Senin (03/11/2025). Gelombang massa dengan lantang menyuarakan tuntutan penolakan keras terhadap praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) di tengah isu tak sedap yang menerpa pemerintahan.
Aksi yang berlangsung penuh gejolak namun berakhir damai ini menjadi sorotan utama, khususnya saat orator aksi, Rezaldath Iyou, menyampaikan permintaan tegas dan harapan keras kepada Wakil Bupati, Risman Tolingguhu, untuk memastikan stabilitas daerah dan menolak praktik KKN.
Desakan Keras Rezaldath: Menjaga Stabilitas dan Menolak KKN
Dalam orasinya yang berapi-api, Rezaldath Iyou menekankan pentingnya integritas kepemimpinan daerah di tengah isu dugaan keterlibatan pejabat dalam “main proyek”. Rezaldath Iyou menggesa agar pimpinan daerah memastikan tidak ada praktik KKN, sebagai kunci menjaga stabilitas.
“Kami menolak keras KKN di Bone Bolango! Kami berharap dan meminta kepada Wakil Bupati untuk menjaga stabilitas daerah dengan memastikan tidak ada celah bagi praktik KKN! Pimpinan daerah harus bersih agar rakyat percaya!” teriak Rezaldath Iyou di hadapan massa yang semakin memanas.
Meski pernyataan tersebut berupa desakan dan harapan, aura tegang tetap menyelimuti karena pernyataan itu disampaikan di tengah kencangnya isu yang beredar luas di masyarakat. Wakil Bupati Risman Tolingguhu memilih untuk hadir dan menghadapi massa secara langsung, sebuah pemandangan yang jarang terjadi dalam aksi unjuk rasa.
Jawaban Tegas dan Sumpah Maut Wakil Bupati
Menanggapi desakan dan harapan keras tersebut yang juga disoroti oleh isu miring yang beredar, Risman Tolingguhu tampil di hadapan publik dan memberikan klarifikasi yang sangat tegas dan emosional, menampik keras segala isu keterlibatannya dalam praktik proyek.
Di bawah sorotan tajam massa dan Bupati yang turut mendampingi, Risman Tolingguhu menyampaikan sumpah di atas nama Tuhan untuk membuktikan integritasnya.
“Saya mendengar dan mencatat desakan saudara-saudara sekalian. Di hadapan saudara-saudara, di hadapan rakyat dan di hadapan Allah SWT, saya tegaskan: Saya tidak menerima, atau mencoba memainkan proyek apa pun! Demi Allah saya tidak menerima!” ucap Wakil Bupati Risman Tolingguhu dengan nada bergetar namun tegas.
Sumpah yang disampaikan Risman ini menjadi puncak ketegangan dalam aksi, sekaligus upaya memadamkan isu yang dapat mengganggu stabilitas daerah.
Pertemuan Keras Berakhir Damai
Aksi yang semula diwarnai dengan teriakan keras dan desakan tajam kepada Bupati dan Wakil Bupati ini akhirnya mereda setelah pertemuan terbuka dan dialog yang diwarnai emosi antara perwakilan massa dengan pimpinan daerah.
Bupati Bone Bolango, yang juga menghadapi massa, berjanji akan menindaklanjuti secara serius semua isu KKN yang disuarakan. Sementara itu, Risman Tolingguhu kembali menegaskan dirinya bersih dan siap bekerja keras menjaga stabilitas daerah.
Massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib setelah mendapatkan janji untuk transparansi dan komitmen anti-KKN. Namun, komitmen menjaga stabilitas di tengah isu KKN terhadap Wakil Bupati ini dipastikan akan terus menjadi sorotan panas di Bone Bolango.








