Scroll ke bawah untuk membaca
Provinsi Gorontalo

BPJS Ketenagakerjaan dan UNBITA Gorontalo Teken MoU, Jamin Perlindungan Mahasiswa saat KKLP

44
×

BPJS Ketenagakerjaan dan UNBITA Gorontalo Teken MoU, Jamin Perlindungan Mahasiswa saat KKLP

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – BPJS Ketenagakerjaan Gorontalo resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) digelar di Auditorium GIIS BKPDSM pada Sabtu (20/06/2026) kemarin, berbarengan dengan pembukaan Coaching Kuliah Kerja Lapangan Produktif (KKLP).

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

MoU itu ditandatangani oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sanco Simanullang bersama Rektor UNBITA Dr. Ellys Rachman.

Kolaborasi ini mengusung tema “UNBITA Tumbuh Berdampak Nyata” melalui KKLP berbasis SDGs sebagai upaya mendukung Indonesia Emas 2055.

Rektor UNBITA Gorontalo, Dr. Ellys Rachman menyebut kerja sama ini penting untuk memberikan jaminan keamanan bagi mahasiswa. Terutama saat mereka melaksanakan kegiatan pengabdian langsung ke masyarakat lewat program KKLP.

“Lewat kolaborasi ini, mahasiswa diharapkan mendapat pengalaman lapangan yang berdampak, sekaligus terlindungi jaminan sosial selama bertugas,” kata Rektor UNBITA itu.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Gorontalo Sanco Simanullang menegaskan, bahwa kampus berperan menjadi ruang strategis untuk mendorong Universal Coverage Jamsostek (UCJ) melalui integrasi kurikulum, seminar, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan perguruan tinggi diharapkan mampu menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memahami pentingnya perlindungan sosial dalam dunia kerja modern.

“Ekosistem kampus adalah tempat terbaik menanamkan kesadaran jaminan sosial sejak awal. Harapannya, saat mahasiswa masuk dunia kerja, mereka sudah memahami bahwa perlindungan kerja bukan pilihan, melainkan kebutuhan,” ujar Sanco.

Ke depan, kerja sama kampus dan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan semakin kuat melalui program sosialisasi, riset, internship, dan laboratorium kebijakan jaminan sosial, guna mendukung terwujudnya pekerja Indonesia yang produktif, terlindungi, dan sejahtera.

“Dalam ekosistem kampus, BPJS Ketenagakerjaan memiliki peran strategis tidak hanya sebagai penyelenggara jaminan sosial, tetapi juga sebagai mitra edukasi dalam meningkatkan literasi ketenagakerjaan. Mahasiswa sebagai calon tenaga kerja masa depan perlu memahami risiko kerja, perlindungan sosial, serta hak dan kewajiban pekerja sesuai regulasi nasional,” tutup Sanco.

Kegiatan turut dibuka Sekretaris Daerah Kota Gorontalo Ismail Madjid. Ia mengapresiasi langkah UNBITA dan menilai tema KKLP berbasis SDGs sangat tepat untuk menjawab tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan.

“Melalui coaching ini, mahasiswa dibekali pemahaman implementasi KKLP yang selaras SDGs, pencegahan narkoba, penguatan keluarga, dan kapasitas kepemimpinan masyarakat,” tutup Sekda.

Share :  
error: Content is protected !!