Scroll ke bawah untuk membaca
Hukrim

Kanwil Kemenkum Gorontalo Dorong Inovasi Lokal Melalui Webinar Road to FBPI 2026

31
×

Kanwil Kemenkum Gorontalo Dorong Inovasi Lokal Melalui Webinar Road to FBPI 2026

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Kantor Wilayah Kementerian Hukum menyelenggarakan kegiatan Webinar Serentak Road to Forum Bisnis Paten Indonesia (FBPI) 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting dan siaran langsung YouTube, Senin (2/10/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 103 peserta yang terdiri dari unsur akademisi, pelaku usaha, dinas terkait, serta masyarakat umum.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Pelaksanaan webinar ini bertujuan untuk mengawali dan mendorong pemahaman serta kesadaran pentingnya pelindungan paten, menggali potensi inovasi daerah, serta mempersiapkan komersialisasi teknologi bagi para inventor dan pelaku industri di wilayah.

Jalannya acara dipandu oleh Martvina Sapii selaku moderator dan diawali dengan pemutaran video keynote speech dari Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Hermansyah Siregar.

Hadir sebagai narasumber pertama, Analis Kekayaan Intelektual Ahli Madya, Rianingsih Kasim, yang menguraikan peta potensi invensi lokal, pentingnya komitmen pemerintah daerah dalam pemanfaatan sistem paten, serta dukungan fasilitasi hukum untuk melahirkan inovasi berdaya saing. Sesi kemudian dilanjutkan oleh pemaparan dari inventor lokal, Yuszda K. Salimi, yang membagikan kisah sukses riset dan pengembangan mesin pemintal tali ijuk aren hingga meraih pelindungan Paten Sederhana. Sementara itu, perwakilan Kadin Kota Gorontalo, Marten Wahab, mengulas dari sudut pandang dunia usaha mengenai kebutuhan teknologi terapan, kesiapan pasar, serta pentingnya skema kemitraan bisnis yang berkeadilan antara inventor dan industri.

Rangkaian acara diisi dengan diskusi panel interaktif dan ditutup secara resmi oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kantor Wilayah yang juga menjabat sebagai Kepala Divisi P3H, Rahmat Feri Pontoh.

Melalui penyelenggaraan webinar ini, Kanwil Kemenkum Gorontalo berharap dapat memacu tumbuh kembangnya invensi lokal, meningkatkan pendaftaran paten, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, akademisi, dan dunia industri dalam mengomersialisasikan inovasi daerah.

Share :