Scroll ke bawah untuk membaca
Provinsi Gorontalo

Dirlantas Polda Gorontalo Siapkan Pengamanan Khusus, Antisipasi Euforia Berlebihan Pasca Nobar Final Piala Dunia 2026

93
×

Dirlantas Polda Gorontalo Siapkan Pengamanan Khusus, Antisipasi Euforia Berlebihan Pasca Nobar Final Piala Dunia 2026

Sebarkan artikel ini
Dirlantas Polda Gorontalo, Kombes Pol Lukman Cahyono.

GOSULUT.ID – Menjelang babak Final Piala Dunia 2026, Ditlantas Polda Gorontalo menyiapkan strategi pengamanan khusus untuk mengantisipasi konvoi dan euforia berlebihan masyarakat pasca nonton bareng (nobar).

Dirlantas Polda Gorontalo, Kombes Pol Lukman Cahyono menyebut euforia masyarakat setelah menonton bola saat ini sudah mengganggu ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

“Berdasarkan dari dua pertandingan semifinal, memang mungkin masyarakat melihat bahwa perayaan atau euforia masyarakat setelah nonton bareng itu sudah pada tahap yang mengganggu ketertiban, mengganggu kelancaran arus lalu lintas,” ujar Kombes Lukman kepada awak media, Kamis (16/07/2026).

Kombes Lukman menjelaskan, bahwa telah dilaksanakan rapat khusus yang dipimpin Kapolda Gorontalo terkait perencanaan pengamanan mulai dari pra, saat, hingga pasca pertandingan final Piala Dunia 2026.

Pihak kepolisian, kata dia, akan melakukan mapping atau pendataan lokasi-lokasi yang mengadakan nonton bareng. Para penanggung jawab, baik pemilik maupun manajer tempat nobar akan diundang rapat.

“Intinya diberikan penekanan bahwa mereka harus paham konsekuensinya. Apabila mengundang banyak orang, harus menyiapkan lahan parkir yang cukup sehingga parkir kendaraan masyarakat yang menonton ini tidak mengganggu arus lalu lintas,” jelasnya.

Selain itu penyelenggara juga diminta menyediakan tempat parkir dan memberikan imbauan kepada penonton agar tidak melakukan kegiatan yang mengganggu ketertiban, seperti konvoi dan memarkirkan kendaraan di tengah jalan.

Contohnya seperti yang terjadi di Bundaran Saronde dan Simpang Lima Telaga baru-baru ini.

“Ini mengganggu masyarakat yang ada beraktivitas, yang mau ke pasar, yang mau sekolah, mau bekerja, ini terganggu,” tegasnya.

Penyelenggara juga diimbau melarang para penonton mengonsumsi minuman keras dan membawa barang berbahaya seperti senjata tajam dan senjata api.

Lebih lanjut, Dirlantas Polda Gorontalo itu menuturkan, bahwa di setiap lokasi nobar akan ada petugas polisi yang berjaga sekaligus memberikan imbauan kepada para penonton.

Kombes Pol Lukman berharap masyarakat tidak merayakan kemenangan dengan euforia berlebihan.

“Contohnya mereka memarkirkan kendaraannya di tengah jalan dengan waktu yang cukup lama sehingga masyarakat yang lain akan melintas ini terganggu. Ini jangan sampai euforia yang berlebihan dan mengganggu aktivitas masyarakat yang lain,” katanya.

“Silakan masyarakat menonton dan merayakannya dengan tertib. Jangan euforia yang berlebihan yang mengganggu aktivitas masyarakat yang lain. Jadi kita sama-sama jaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polda Gorontalo,” tambah Lukman Cahyono.

Share :  
error: Content is protected !!