Scroll ke bawah untuk membaca
Provinsi Sulawesi Utara

Dugaan Polisi di Boltara Tewas Kena Tembak Rekan, Polda Sulut Komitmen Usut Tuntas

130
×

Dugaan Polisi di Boltara Tewas Kena Tembak Rekan, Polda Sulut Komitmen Usut Tuntas

Sebarkan artikel ini
Polda Sulut. (Foto: Istimewa)

GOSULUT.ID – Personel Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Bolaang Mongondow Utara (Boltara) Briptu EM meninggal dunia saat melaksanakan pengamanan di Desa Paku, Kecamatan Bolangitang Barat pada Minggu (28/06) kemarin.

Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan menyebut, saat ini Polda Sulut menyelidiki dugaan insiden salah tembak dalam peristiwa tersebut.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Kejadian bermula saat 3 anggota URC Polres Boltara yang dipimpin Brigpol RT mendatangi lokasi menindaklanjuti laporan masyarakat terkait keributan sekelompok orang yang membawa senjata tajam.

Setibanya di lokasi, petugas langsung berupaya mengamankan para pelaku. Dalam situasi yang berlangsung cepat, diduga ada pelaku yang hendak menyerang Briptu EM. Brigpol RT kemudian mengeluarkan senjata api dan mengarahkannya ke pelaku.

“Saat tiba di lokasi, petugas berupaya mengamankan para pelaku. Situasi berlangsung cepat saat diduga ada pelaku yang hendak menyerang Briptu EM,” ujar Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, Senin (29/6/2026).

“Dalam kondisi tersebut, Brigpol RT mengeluarkan senpi dan mengarahkan ke pelaku namun ternyata mengenai rekannya sendiri Briptu EM sehingga mengalami luka tembak,” sambungnya.

Briptu EM lalu dievakuasi ke RSUD Bolmut untuk penanganan awal, lalu dirujuk ke RS Bhayangkara Manado. Korban dinyatakan meninggal dunia pukul 22.15 Wita saat dalam perjalanan.

Pasca kejadian, kata dia, tim Propam Polda Sulut bersama Satreskrim Polres Boltara langsung melakukan olah TKP.

Seluruh personel yang berada di lokasi juga dimintai keterangan agar proses investigasi berjalan terbuka dan tidak berpihak.

Dari 3 orang yang diduga terlibat keributan, 1 orang telah diamankan. 2 orang lainnya masih dalam pengejaran.

“Atas nama Kapolda Sulut beserta jajaran, kami sampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Polda Sulut berkomitmen menangani kejadian ini secara profesional, objektif, dan transparan sesuai ketentuan berlaku,” tegas Alamsyah.

Polda Sulut memastikan penyelidikan akan dituntaskan. Fokus utama saat ini adalah mengurai urutan peristiwa dan memastikan akuntabilitas sesuai aturan yang berlaku.

Share :  
error: Content is protected !!