Scroll ke bawah untuk membaca
Internasional

Terjerat Kasus Suap, China Hukum Mati 2 Mantan Menteri Pertahanan

73
×

Terjerat Kasus Suap, China Hukum Mati 2 Mantan Menteri Pertahanan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi militer China. (Foto: Xinhua)

GOSULUT.ID – Pengadilan militer China menjatuhkan hukuman mati dengan penangguhan dua tahun kepada dua mantan menteri pertahanan, Wei Fenghe dan Li Shangfu, Kamis 8 Mei 2026.

Keduanya dinyatakan bersalah dalam kasus suap. Demikian menurut kantor berita resmi Xinhua.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Pengadilan menyatakan Wei Fenghe terbukti menerima suap dan menjatuhkan hukuman mati dengan penangguhan dua tahun. Sementara Li Shangfu dinyatakan bersalah karena menerima dan memberi suap, serta dijatuhi hukuman yang sama.

Di China, hukuman mati dengan penangguhan umumnya kemudian diubah menjadi hukuman penjara seumur hidup jika terpidana tidak melakukan tindak pidana lagi selama masa penangguhan.

Putusan ini jadi perkembangan terbaru dalam kampanye pembersihan pejabat senior yang dijalankan Presiden China Xi Jinping. Xi memulai kampanye antikorupsi lebih dari satu dekade lalu dan terus berlangsung tanpa henti. Pada Januari 2026, kampanye itu memuncak dengan pencopotan jenderal berpangkat tertinggi dan jajaran pimpinan militer China.

Dampaknya, Komisi Militer Pusat China yang sangat berpengaruh kini hanya menyisakan satu anggota selain Xi sendiri. Padahal sebelumnya lembaga itu memiliki 11 anggota.

Wei menjabat sebagai menteri pertahanan dari 2018 hingga 2023. Li menggantikannya, namun hanya menjabat beberapa bulan sebelum menghilang dari hadapan publik. Ia dicopot dari jabatannya pada Oktober 2023.

Li menghabiskan sebagian besar kariernya sebagai spesialis di bidang rudal dan pengadaan di Tentara Pembebasan Rakyat China. Ia pernah dikenai sanksi perjalanan dan keuangan oleh Amerika Serikat terkait pembelian perangkat keras militer Rusia.

Partai Komunis China mengeluarkan Wei dan Li dari keanggotaan partai pada 2024. Keputusan itu sekaligus memastikan nasib politik keduanya berakhir.

Pengganti Li, Dong Jun, masih menjabat sebagai menteri pertahanan. Namun, para pakar mencatat Dong tidak ditunjuk sebagai anggota Komisi Militer Pusat yang sebelumnya sangat berpengaruh, padahal jabatan tersebut biasanya juga disandang oleh seorang menteri pertahanan.

Share :  
error: Content is protected !!