Scroll ke bawah untuk membaca
Internasional

Gawat! Krisis BBM Bikin 13.000 Penerbangan Global Dibatalkan

124
×

Gawat! Krisis BBM Bikin 13.000 Penerbangan Global Dibatalkan

Sebarkan artikel ini
Pesawat British Airways. (Foto: Wikimedia-Commons)

GOSULUT.ID – Industri penerbangan global kena pukulan telak. Krisis bahan bakar pesawat memaksa maskapai dunia membatalkan sekitar 13 ribu penerbangan sepanjang Mei 2026.

Lonjakan harga avtur jadi biang keroknya. Konflik Iran yang memanas sejak Februari lalu membuat Selat Hormuz ditutup. Padahal, jalur itu menyalurkan seperlima pasokan minyak dunia.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Alhasil, harga bahan bakar jet melonjak lebih dari dua kali lipat dan bikin operasional maskapai megap-megap.

Melansir Euro News, Kamis 7 Mei 2026, data Cirium menunjukkan maskapai global memangkas hampir dua juta kursi penerbangan hanya dalam dua pekan terakhir April. Total kursi tersedia untuk Mei anjlok dari 132 juta menjadi 130 juta.

Dampaknya langsung menghantam penumpang. Rencana liburan half term di Inggris dan Eropa akhir Mei terancam berantakan. Maskapai raksasa seperti Lufthansa, British Airways, Turkish Airlines, dan KLM kompak membatalkan rute.

Lufthansa paling babak belur. Maskapai Jerman itu memangkas 20.000 rute jarak pendek dari jadwal musim panas. Demi irit BBM, banyak maskapai juga nekat mengganti pesawat berbadan besar dengan armada yang lebih kecil.

Yang masih kebagian terbang pun belum aman. Harga tiket di rute populer langsung naik. Rute sepi ditutup. Bahkan, penumpang bisa dipindah ke penerbangan hari lain secara mendadak, bikin durasi liburan kepotong.

Inggris sampai turun tangan. Menteri Transportasi Heidi Alexander menangguhkan aturan slot bandara sementara waktu. Tujuannya biar British Airways dan maskapai lain bisa pangkas jadwal tanpa takut slotnya direbut pesaing.

Krisis BBM ini jadi alarm keras buat dunia aviasi. Di tengah musim liburan musim semi dan panas, penumpang diminta siap-siap mental kalau jadwal terbangnya berubah last minute.

Share :  
error: Content is protected !!