Scroll ke bawah untuk membaca
Kabupaten Gorontalo

Seleksi Konsultan PLUT 2026 Dimulai, Pemkab Gorontalo Incar SDM Berkualitas

104
×

Seleksi Konsultan PLUT 2026 Dimulai, Pemkab Gorontalo Incar SDM Berkualitas

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Pemerintah Kabupaten Gorontalo resmi memulai seleksi konsultan/pendamping Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UMKM (PLUT-KUMKM) Tahun 2026. Seleksi digelar di PLUT Desa Bulila, Kecamatan Telaga, Selasa (05/05/2026).

Bupati Kabupaten Gorontalo, Sofyan Puhi menegaskan, seleksi ini menjadi pintu masuk untuk mendapatkan SDM terbaik yang akan mendampingi pelaku UMKM di daerah.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

“Seleksi ini menjadi pintu masuk untuk memastikan kita mendapatkan SDM terbaik yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas, komitmen, dan semangat pengabdian dalam memberdayakan UMKM,” tegas Sofyan.

Lima Mandat untuk Pendamping PLUT

Saat memberikan arahan, Bupati Sofyan memberikan lima mandat utama kepada calon pendamping PLUT-KUMKM. Mandat tersebut meliputi penguatan legalitas usaha, peningkatan kapasitas SDM, standardisasi produksi, akses pembiayaan, serta perluasan pemasaran berbasis digital.

Ia menargetkan UMKM Gorontalo mampu bertransformasi menjadi usaha formal, mandiri, berdaya saing, dan menembus pasar nasional.

“Di era digital saat ini, pendamping harus mampu mendorong pelaku usaha masuk ke marketplace, media sosial hingga e-katalog pemerintah. Produk Gorontalo harus dikenal luas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Gorontalo, Arifin Suaib menyebut seleksi ini bagian dari tanggung jawab kelembagaan mengoptimalkan fungsi PLUT-KUMKM yang dibangun pemerintah pusat.

“Kita tidak sekadar melengkapi struktur, tetapi membangun ekosistem ekonomi yang kredibel. Pendamping yang terpilih harus memadukan profesionalitas dengan semangat kerelawanan, memiliki ‘otak korporasi’ dan ‘hati sosial’,” jelasnya.

Arifin mengungkapkan, PLUT-KUMKM saat ini tengah diusulkan menjadi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) agar lebih terintegrasi dengan kebijakan daerah dan didukung pejabat fungsional pengembang kewirausahaan.

Ia menargetkan PLUT-KUMKM menjadi pusat solusi (center for problem solving), pusat praktik terbaik (center for best practice), serta pusat jejaring usaha (center of referral) bagi UMKM.

Melalui seleksi ini, Pemkab Gorontalo optimistis akan lahir pendamping PLUT-KUMKM yang handal dan mampu menjadi motor penggerak peningkatan daya saing koperasi dan UMKM, sekaligus memperkuat citra daerah sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan. (Adv)

Share :  
error: Content is protected !!