GOSULUT.ID – Pemerintah Kabupaten Gorontalo bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Gorontalo melakukan pemeriksaan atau uji sampel terhadap takjil yang dijual di Kawasan Bundaran Adipura, Limboto, Selasa (03/03/2026).
Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat selama bulan suci Ramadan.
Pada kesempatan itu, Bupati Sofyan Puhi mengungkapkan, bahwa takjil yang dijual di Kawasan Bundaran Adipura aman untuk dikonsumsi masyarakat.
“Berdasarkan pemeriksaan BPOM, dari 15 sampel yang diambil dan diuji kelayakannya, seluruhnya dinyatakan negatif. Ini hasil yang sangat baik,” ungkap Sofyan.
Ia pun mengapresiasi para pedagang takjil di lokasi tersebut yang telah menjaga kualitas dagangannya.
Menurut Sofyan, kesadaran pedagang yang tidak menggunakan bahan pengawet, pewarna tekstil, maupun zat kimia berbahaya lainnya bisa menjamin kenyamanan konsumen.
Sebagai informasi, lokasi Bundaran Adipura merupakan titik kedua pengawasan setelah sebelumnya BPOM melakukan uji serupa di kawasan Menara Limboto dengan hasil yang sama-sama aman.
Selain menguji takjil, BPOM juga memeriksa sarana distribusi ritel pangan kemasan di sekitar lokasi.
Namun, meski secara umum dinyatakan negatif dari bahan berbahaya, petugas menemukan catatan pada kemasan parsel yang sudah melewati masa kedaluwarsa.
Oleh sebab itu pemerintah daerah mengimbau para distributor untuk lebih teliti terhadap masa berlaku kemasan guna menjamin perlindungan konsumen secara menyeluruh. (Adv)


















