Scroll ke bawah untuk membaca
Provinsi Gorontalo

Waduh, Alfamart Gorontalo Diduga Berhentikan Karyawan Secara Paksa

700
×

Waduh, Alfamart Gorontalo Diduga Berhentikan Karyawan Secara Paksa

Sebarkan artikel ini
(Foto: Istimewa)

GOSULUT.ID – PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk (Alfamart) Cabang Gorontalo diduga melakukan tindakan yang merugikan bagi sejumlah karyawan.

Hal itu terungkap usai salah satu akun Facebook bernama Fian memposting keluhannya dan meminta kepada Pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk turun tangan.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

“Perusahaan Alfamart selalu melakukan begini sampai di paksa buat surat pengunduran diri mohon pemerintah kabupaten Gorontalo bantu para pekerja di Gorontalo, ” ucap Fian dalam postingannya.

Postingan tersebut dibuat sebagai bentuk protes dan harapan agar pihak Alfamart tidak lagi melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak.

Berdasarkan hasil penelusuran, awak media menemukan hal tersebut dialami oleh sejumlah karyawan Alfamart pada lokasi yang berbeda yakni Limboto dan Batudaa.

Salah satu mantan pegawai yang tidak ingin disebut namanya menyebutkan, bahwa dirinya dipaksa untuk menandatangani surat pengunduran diri.

“Saya dan teman saya di Limboto, dan teman saya lagi di toko (Alfamart) Batudaa,” katanya.

Hingga berita ini ditayangkan, awak media telah berupaya menghubungi pihak Manager Alfamart Cabang Gorontalo Harvi melalui pesan WhatsApp hingga beberapa kali, namun sampai dengan saat ini tidak pernah dibalas.

Bahkan, setelah beberapa hari kemudian saat di datangi di Kantor Cabang yang beralamatkan di Kecamatan Tibawa, yang bersangkutan juga tidak ada.

“Beliau lagi di luar daerah pak, nanti besok akan saya hubungi lagi,” tutur salah satu pegawai tinggi Alfamart.

Namun hingga berselang beberapa hari, informasi lanjutan dari pihak Alfamart juga belum diterima. Meski demikian, awak media tetap berupaya untuk mendapatkan penjelasan resmi dari pihak Alfamart Gorontalo terkait hal ini.

Share :  
Post ADS
error: Content is protected !!