Scroll ke bawah untuk membaca
Kabupaten Gorontalo

Tumpukan Sampah Hiasi Kompleks Kantor Bupati Gorontalo

1226
×

Tumpukan Sampah Hiasi Kompleks Kantor Bupati Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Tumpukan sampah yang berada di Kompleks Kantor Bupati Gorontalo.

GOSULUT.ID – Tumpukan sampah kembali menjadi pemandangan umum di Kompleks Kantor Bupati Gorontalo, Kelurahan Kayu Bulan, Kecamatan Limboto.

Pantauan Gosulut.id di Jalan samping Kantor Pengadilan Negeri Limboto, sampah terlihat menggunung bahkan telah tersebar hingga ke bahu jalan.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Aroma tak sedap pun menyebar ke udara, sehingga memaksa para pengendara yang melintas menutup hidung untuk menghindari bau yang menyengat dari sampah tersebut.

Lebih memprihatinkan, sampah-sampah ini juga telah menutupi saluran air, yang berpotensi memperburuk kondisi lingkungan.

Situasi ini tentunya mengganggu estetika kota, terlebih lokasi tersebut berada di kawasan kompleks perkantoran.

Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gorontalo, Syarifudin Pulukadang saat dikonfirmasi menyampaikan, bahwa keterbatasan sumber daya manusia menjadi penyebab utama belum diangkutnya sampah tersebut.

“Kendaraan pengangkut sampah yang beroperasi saat ini hanya satu, karena beberapa pekerja dirumahkan sementara,” ucap Syarifudin, Kamis (13/02/2025).

Ia menyebutkan, bahwa sampah-sampah tersebut tetap akan diangkut, tetapi secara bertahap.

“Besok akan kami angkut. Namun, jika kami prioritaskan di sana, maka wilayah lain akan terabaikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Syarifudin menjelaskan bahwa perampingan tenaga kerja pengangkut sampah merupakan dampak dari kebijakan yang melarang pengangkatan tenaga honorer pada tahun 2025.

“Dari 131 pekerja di DLH, sebanyak 97 personel dirumahkan. Jadi, hanya tersisa 34 orang yang masih bekerja karena mereka masuk dalam database. Dari sisanya itu, hanya 3 orang petugas pengangkut sampah,” terangnya.

“Saat ini kami sedang menunggu proses pengalihan tenaga kerja tersebut ke sistem outsourcing agar operasional pengangkutan sampah dapat berjalan lebih optimal,” tandas Kabid Kebersihan tersebut.

Share :  
error: Content is protected !!