Scroll ke bawah untuk membaca
Kota Gorontalo

RSUD Aloei Saboe Komitmen Tingkatkan Pelayanan di Usia ke-100 Tahun

45
×

RSUD Aloei Saboe Komitmen Tingkatkan Pelayanan di Usia ke-100 Tahun

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aloei Saboe terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-100 tahun. Komitmen tersebut disampaikan Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Keuangan RSUD Aloei Saboe, Boby Harun Oko.

Dikatakan, sebagai rumah sakit pemerintah, RSUD Aloei Saboe berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pasien tanpa membedakan status maupun asal daerah pasien.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

“Memang rumah sakit ini terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, walaupun kami menyadari masih ada kekurangan, terutama dalam pelayanan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, khusus untuk pasien dengan kondisi darurat atau emergency, pihak rumah sakit selalu mengutamakan penanganan medis terlebih dahulu dibanding urusan administrasi.

“Kalau ada pasien kecelakaan misalnya dan belum memiliki KTP, kami tetap layani dulu di IGD. Administrasi biasanya belakangan. Yang penting pasien tertangani lebih dahulu,” imbuhnya.
Tak hanya itu, RSUD Aloei Saboe juga tetap berusaha memberikan pelayanan bagi masyarakat kurang mampu, termasuk pasien yang belum tercover BPJS Kesehatan.

“Kalau ada warga tidak mampu, biasanya cukup ada surat keterangan tidak mampu, kami tetap berusaha bijaksana untuk memberikan pelayanan,” sambung dia.

Ditegaskan, rumah sakit tidak pernah membedakan pelayanan antara pasien BPJS maupun pasien umum. Semua pasien, baik warga Kota Gorontalo maupun luar daerah, tetap mendapatkan pelayanan yang sama. Diceritakan pengalaman salah satu pasien asal Kabupaten Boalemo yang sempat menjalani perawatan dengan biaya mencapai ratusan juta rupiah. Namun keluarga pasien hanya mampu membayar sebagian kecil dari total tagihan.

“Pasien itu akhirnya meninggal dunia di sini, tapi kami tetap memberikan pelayanan sampai akhir. Rumah sakit pemerintah tidak seperti debt collector yang harus mengejar tagihan,” tuturnya.

Di usia satu abad RSUD Aloei Saboe, pihak manajemen juga menyiapkan sejumlah inovasi pelayanan kesehatan. Salah satunya adalah sistem informasi pasien di area lobi rumah sakit agar keluarga lebih mudah mengetahui keberadaan anggota keluarganya yang sedang dirawat. Selain itu, RSUD Aloei Saboe juga merencanakan pengembangan fasilitas layanan emergency terpadu di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

“Ke depan kami ingin di IGD itu sudah tersedia layanan radiologi, laboratorium, hingga CT Scan agar penanganan pasien emergency bisa lebih cepat. Selama ini pasien masih harus berpindah ke bagian belakang, rencana pengembangan fasilitas tersebut ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun 2027 mendatang, “tandasnya.

Share :  
Post ADS
error: Content is protected !!