GOSULUT.ID – Kegiatan reses Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Gorontalo, Rahmijati Jahja, menjadi ajang curhat masyarakat. Berlangsung di Kantor Sekretariat DPD RI Provinsi Gorontalo, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, Rabu (14/10/2026), warga menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi di lapangan.
Setidaknya ada tiga isu krusial yang mencuat dalam dialog tersebut. Pertama, keluhan terkait paparan asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang mulai mengganggu kesehatan dan aktivitas warga.
Kedua, persoalan operasional kendaraan kontainer. Warga menilai kondisi jalan di Gorontalo saat ini belum memadai untuk dilintasi kendaraan dengan tonase besar tersebut.
“Masalah pengoperasian kontainer, kami melihat kondisi jalan kita itu belum layak dilintasi kontainer. Kalau dipaksakan, jalan cepat rusak dan membahayakan pengendara lain,” ungkap warga dalam forum reses.
Isu ketiga yang tak kalah penting adalah antrian panjang yang terjadi di beberapa SPBU. Masyarakat berharap ada solusi agar distribusi BBM lebih merata dan tidak menyulitkan warga.
Menanggapi seluruh aspirasi tersebut, Anggota DPD RI Rahmijati Jahja menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi tersebut, baik ke pemerintah daerah hingga pemerintah pusat.
“Semua aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami tindaklanjuti ke pihak terkait. Baik persoalan asap Karhutla, pengoperasian kontainer, maupun antrian di SPBU. Ini menjadi tanggung jawab kami di DPD RI untuk menjembatani kepentingan daerah,” tegas Rahmijati.
Ia berharap, melalui reses ini aspirasi masyarakat Gorontalo dapat tersampaikan secara utuh dan mendapat tindak lanjut nyata baik Pemerintah Provinsi hingga Kementerian terkait.







