GOSULUT.ID – Ekonomi Gorontalo pada triwulan II tahun 2025 mengalami pertumbuhan lebih tinggi dibandingkan secara nasional.
“Tumbuh 5,14 persen (yoy), lebih tinggi sedikit dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,12 persen (yoy),” ujar Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Gorontalo, Bambang Setya Permana.
Dikatakan, tiga sektor utama menjadi penopang atas capaian tersebut yakni lapangan usaha pertanian, lapangan usaha perdagangan dan lapangan usaha konstruksi. Adapun pada sisi penggunaan, pertumbuhan ekonomi Gorontalo disumbang oleh konsumsi rumah tangga dan ekspor.
“Utamanya ekspor pelet kayu dan olahan kelapa,” imbuhnya.
Lebih lanjut dikatakan, pada sisi inflasi, secara tahunan, pada Agustus 2025 realisasi inflasi Provinsi Gorontalo mencapai 2,51% (yoy). Inflasi tersebut relatif rendah dan berada pada rentang sasaran inflasi nasional (2,5 ± 1% yoy).
“Namun demikian, ke depan harga komoditas beras yang masih terpantau tinggi perlu menjadi perhatian bagi TPID Provinsi Gorontalo,” sambung dia.
Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi pada triwulan II 2025 juga didorong oleh kinerja kredit/pembiayaan perbankan Gorontalo yang tumbuh 14,81% (yoy),
“Jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit nasional sebesar 7,56% (yoy),” cetusnya
Kata Bambang, kinerja positif perbankan didorong oleh pertumbuhan kredit pada sektor perdagangan, industri pengolahan dan pertanian.
“Peran intermediasi perbankan khususnya kepada UMKM dan sektor-sektor prioritas akan terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi di Provinsi Gorontalo,” ungkapnya.
Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota serta mitra strategis lainnya terus mendorong digitalisasi pembayaran non tunai di Gorontalo untuk menopang transaksi keuangan yang lebih efisien. Hingga periode Agustus 2025, volume dan nominal transaksi QRIS di Gorontalo menunjukkan pertumbuhan yang berkelanjutan masing-masing sebesar 147,73% dan 83,37% (yoy).
“Hal tersebut didorong dengan berbagai inovasi diantaranya peluncuran fitur QRIS Tap dan peresmian Kawasan non-tunai di Kabupaten Pohuwato dan Kabupaten Gorontalo,” pungkasnya.








