GOSULUT.ID – Ketika suara sudah terbeli maka jangan harap ada perhatian lagi, tapi tidak dengan Paris Jusuf. Sebagai politisi senior dan telah sekian lama diberi amanah duduk diparlemen tetap mudah dihubungi untuk disampaikan Aspirasi dengan harapan dapat diwujudkan.
“Ka ai (panggilan akrab Paris jusuf) tidak ada pake kuti-kuti tapi beliau tetap mudah dihubungi dan ditemui, Alhamdulillah setiap saat dan hingga sekarang tetap memperhatikan desa kita” ujar Kepala Desa Tuladenggi pada kegiatan reses aleg Golkar itu bersama masyarakat, Rabu (22/10/2025).
Kepada anggota Komisi II, ia berharap aspirasi salah satu akses jalan yang berada di wilayah itu bisa sampai ke jalan utama (trans).
“Saya bersama masyarakat berharap, Insyaallah jalan yang ada didepan gilingan itu bisa menembus hingga ke jalan trans,” ungkapnya.
Paris menyampaikan, sebenarnya aspirasi jalan itu sudah diterimanya sejak tiga tahun lalu tapi kendalanya ada pada pemilik tanah yang akan dilewati jalan tersebut.
“Jalan itu tinggal memasukkan proposal dan harus dengan surat pernyataan tidak keberatan dari pemilik tanah, jangan sampai nanti begitu diproses dan pemilik tanah protes akhirnya dibongkar lagi,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan kondisi keterbatasan anggaran saat ini dampak dari kebijakan efisiensi oleh pemerintah pusat sehingga dana ke daerah mengalami pemotongan. Hal ini turut berpengaruh pada pokir (pokok pikiran) anggota DPRD
“Anggaran kita terpotong cukup besar yakni Rp 174 Miliar, padahal aspirasi- aspirasi sudah tersusun bagus dan tinggal disesuaikan. Namun begitu saya tetap erkomitmen berada di tengah-tengah masyarakat serta berupaya memperjuangkan dan mewujudkan aspirasi bapak ibu Sebagaimana harapan kita semua,” tandasnya.
Selain aspirasi jalan, Paris juga menerima aspirasi mesin pembakar sampah yang harganya sekitar Rp 25 juta yang akan ditempatkan dekat pasar Rabu.





















