GOSULUT.ID – Dalam rangka penyusunan KUA-PPAS APBD induk tahun anggaran 2026, Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo menggelar rapat kerja dengan OPD terkait di lingkungan pemerintah provinsi gorontalo.
Salah satu yang menjadi konsen dari komisi yang membidangi ekonomi dan keuangan itu adalah program dan kegiatan pada Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP).
Meyke Camaru selaku Wakil Ketua Komisi apa yang telah diprogramkan oleh dinas tersebut merupakan penjabaran visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur sebagaimana yang tertuang dalam RPJMD.
“Sudah sesuai dengan perencanaan dan tahapan dalam RPJMD. Ini poin penting pertama yang kami lihat,” Ungkapnya. Jumat (1/8/25).
Namun begitu Srikandi Golkar ini menekankan kesesuaian antara tujuan program dengan dukungan anggaran yang diberikan. Ia mengingatkan agar program unggulan tidak sampai hanya menjadi simbolis karena minimnya alokasi anggaran.
“Jangan sampai program unggulan justru mendapat anggaran yang kecil. Ini menjadi perhatian kami di Komisi II agar program benar-benar bisa dikawal dan capaian targetnya terukur dan terencana dengan baik,” tegasnya.
Salah satu program yang menjadi perhatian khusus adalah pengembangan rumput laut yang saat ini berlokasi di wilayah Gorontalo Utara. Menurut Meyke, program ini sangat strategis dan menjadi primadona dalam sektor kelautan.
“Program ini merupakan terobosan untuk mendukung kebutuhan para nelayan. Maka dari itu, kami melihat pentingnya mengalokasikan anggaran yang lebih besar, terutama untuk belanja yang langsung menyentuh masyarakat, bukan hanya belanja pegawai,” tambahnya.
Ia juga mengapresiasi adanya inovasi yang disampaikan oleh pihak DKP, dan berharap program-program tersebut benar-benar dapat diimplementasikan secara nyata di tahun 2026.
“Ada beberapa langkah inovatif yang kami nilai selangkah lebih maju. Ini patut diapresiasi, dan bila benar-benar terimplementasi, layak kita beri acungan jempol,” tutup Meyke.








