Scroll ke bawah untuk membaca
Provinsi Gorontalo

Kinerja Pegadaian Tahun 2025 di Provinsi Gorontalo, Bisnis dan Gadai Tumbuh Signifikan

270
×

Kinerja Pegadaian Tahun 2025 di Provinsi Gorontalo, Bisnis dan Gadai Tumbuh Signifikan

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) Manado mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025 khususnya di Provinsi Gorontalo. Sejumlah capaian strategis tersebut diungkapkan oleh Pemimpin Wilayah Pegadaian Kantor V Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Papua (SulutTengGo Malut Papua), Pratikno, dalam kegiatan Ngobras (Ngobrol Santai) bersama wartawan, Kamis (18/12/2025).

Dalam paparannya, Pratikno yang didampingi Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Gorontalo, Rahmat Hidayat menyampaikan bahwa pertumbuhan signifikan terjadi pada sejumlah lini bisnis utama Pegadaian. Untuk produk gadai, Pegadaian mencatatkan omzet sebesar Rp1,64 triliun dengan jumlah nasabah mencapai 126,5 ribu orang di Provinsi Gorontalo.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

“Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan year on year (YoY) yang impresif, yakni 40,81 persen untuk omzet dan 2,10 persen untuk jumlah nasabah,” ungkapnya

Selain gadai, segmen pembiayaan mikro juga menunjukkan kinerja positif. Sepanjang 2025, Pegadaian membukukan omzet sebesar Rp92,5 miliar dengan total nasabah sebanyak 7,4 ribu orang. Hal ini mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan pembiayaan produktif yang mudah dan terjangkau.

Bisnis emas turut menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan Pegadaian. Produk cicil emas, baik batangan maupun digital, mencatatkan total gramasi sebesar 68 ribu gram. Sementara itu, deposito emas mencapai gramasi 7,6 ribu gram dengan 324 nasabah, dan tabungan emas membukukan gramasi 55 ribu gram dengan jumlah nasabah mencapai 30 ribu orang.

“Secara keseluruhan, produk emas membukukan omzet Rp165,5 miliar dengan jumlah nasabah sebanyak 16,6 ribu. Angka tersebut menunjukkan lonjakan pertumbuhan YoY yang sangat signifikan, masing-masing sebesar 207,9 persen untuk omzet dan 121,93 persen untuk jumlah nasabah,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari transformasi layanan Pegadaian yang terus diperkuat melalui inovasi produk, digitalisasi layanan, serta pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat. Dengan mengusung tema “Tring!” yang mengandung filosofi “Bloom”, Pegadaian berkomitmen untuk terus menumbuhkan potensi dan berkembang bersama nasabah secara berkelanjutan.

“Pertumbuhan ini menjadi bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Pegadaian sebagai solusi keuangan yang aman, mudah, dan modern,” ujarnya.

Melalui forum Ngobras bersama wartawan tersebut, Pegadaian berharap sinergi dengan media dapat terus terjalin.

“Hal ini dalam rangka untuk menyampaikan informasi kinerja dan layanan Pegadaian secara transparan kepada publik,” pungkas Pratikno.

Share :  
error: Content is protected !!