GOSULUT.ID – Rentetan peristiwa kriminal kembali terjadi di Provinsi Gorontalo, pertama pelemparan bom molotov di rumah Senior Manager PT. Gorontalo Minerals (GM) Didik B. Hatmoko yang terjadi (12/5) di Kota Gorontalo. Kedua, penganiayaan yang dialami Koordinator BEM Nusantara, Harun Alulu oleh Orang tak dikenal (OTK).
Dua peristiwa ini langsung mendapat perhatian serius dari dari salah satu legislator DPRD Provinsi Gorontalo Mikson Yapanto. Aleg Nasdem yang juga Ketua Komisi II sangat menyayangkan adanya kejadian itu yang hampir menghilangkan nyawa manusia bahkan ia meminta kepada aparat penegak hukum untuk mengungkap kejadian itu dengan segera menangkap pelakunya.
“Saya sungguh sangat menyayangkan adanya dua kejadian ini, untuk itu saya meminta kepada aparat dalam hal ini pihak kepolisian agar secepatnya mengungkap dengan tuntas terutama memburu serta menangkap para pelaku-pelakunya termasuk menguak siapa aktor utama atau dalangnya,”ungkapnya.
Olehnya katanya kembali, atas masalah itu ia telah berkomunikasi dengan pihak Polda Gorontalo dan langsung mendapat tanggapan positif.
“Kemarin saya sudah menelpon Wadir Reskrimum Polda Gorontalo, AKBP Ardy Rahananto, Alhamdulillah beliau welcome dan merespon untuk menindaklanjutinya,” ujarnya
Bagi Mikson peristiwa tersebut telah menimbulkan situasi Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang tidak kondusif bagi daerah. Suasana nyaman, adem ayem membuat masyarakat jadi tambah was-was dan ketakutan.
“Bukan saja itu dampaknya juga terhadap iklim investasi yang ada di seluruh kabupaten kota. Apalagi ada pemukulan terhadap adik mahasiswa kita yang selama ini getol menyuarakan aspirasi terkait persoalan tambang , inikan namanya pengancaman terhadap kebebasan berpendapat sementara negara kita telah menjamin terhadap hal itu,” jelasnya.
Dikatakan, saat ini daerah sedang bersemangat dan berlomba-lomba untuk membangun. Berinovasi agar bisa menghasilkan sesuatu yang bisa mendatangkan pendapatan bagi daerah sehingga pertumbuhan ekonomi semakin meningkat dan tingkat kesejahteraan masyarakat bisa naik.
“Bagaimana juga investasi yang dari semakin banyak yang masuk ke Gorontalo dan PAD kita terus bertambah, tapi bila situasinya ngeri, bahaya, sampai timbul ketakutan begini kan pada akhirnya kita sendiri kan yang rugi,” sambungnya.
Sebagai komisi yang membidangi ekonomi keuangan yang termasuk didalamnya terkait investasi dan tambang, ia terus mendorong kepada pemerintah daerah agar memberikan kepastian kenyamanan berinvestasi.
Mikson juga meminta pihak PT. GM supaya memberikan kepastian atas keberadaan dan kontribusi bagi Provinsi Gorontalo.
“PT. GM juga harus memastikan keberadaannya dengan segera eksploitasi,” tandas dia.







