Scroll ke bawah untuk membaca
Kabupaten Gorontalo

Kasus Sodomi-Pelecehan Pengelola Panti Asuhan Batudaa terhadap Anak Asuh Naik Penyidikan

84
×

Kasus Sodomi-Pelecehan Pengelola Panti Asuhan Batudaa terhadap Anak Asuh Naik Penyidikan

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Kasus dugaan sodomi dan pelecehan seksual yang dilakukan oknum pengelola panti asuhan di Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo terhadap anak asuhnya kini resmi naik ke tahap penyidikan.

Perkembangan signifikan itu disampaikan Kasi Humas Polres Gorontalo Iptu Wawan Suryawan saat dikonfirmasi, Jumat (30/10/2026).

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

“Update kasus dugaan sodomi dan pelecehan anak di bawah umur di salah satu panti asuhan di Kecamatan Batudaa, saat ini sudah naik sidik,” ujar Iptu Wawan.

Menurutnya, penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gorontalo terus menggenjot penanganan kasus ini.

“Untuk semua korban sudah selesai diperiksa. Info dari Kanit PPA, kasus ini akan dikawal terus sampai tuntas,” ungkapnya.

Diketahui, kasus bejat ini mencuat setelah sekelompok warga mendatangi Mapolres Gorontalo untuk meminta perlindungan bagi anak-anak panti. Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan empat anak di bawah umur yang menjadi korban, yakni satu anak laki-laki diduga disodomi dan tiga anak perempuan diduga mengalami pelecehan seksual.

Mirisnya, aksi yang dilakukan oknum yang seharusnya menjadi pelindung tersebut diduga telah berlangsung sejak tahun 2024.

Penyidik bahkan telah mengantongi bukti penting berupa rekaman video yang diambil salah satu saksi di lokasi kejadian.

Untuk tahap selanjutnya, penyidik telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap pihak terlapor.

“Untuk terlapor akan dilaksanakan pemeriksaan pada hari Senin mendatang,” pungkas Iptu Wawan.

Share :