GOSULUT.ID – Ketua dan jajaran Wakil Ketua DPRD Provinsi (Deprov) Gorontalo menerima kunjungan kerja (kunker) Kepala Kantor Perwakilan BKKBN provinsi gorontalo, Diano Tino Tandjaju didampingi sejumlah staf, Senin (25/08/2025).
Kunker tersebut dalam rangka mengintegrasikan Indikator Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) ke dalam dokumen Rencana Pembangunan Daerah Provinsi Gorontalo Tahun 2025 -2029, yang membutuhkan advokasi dan internalisasi Indikator program bersama stakeholder terkait.
Ridwan Monoarfa selaku Wakil Ketua I DPRD usai pertemuan menyampaikan harapan BKKBN terhadap 8 (delapan) indikator program yang masih memerlukan sosialisasi terkait PJPK.
“Dari 30 indikator yang harus kita respon masih ada 8 yang masih belum masuk dan ini harus disosialisasikan diantaranya kartu penduduk, NPWP dan sebagainya. Harapannya hal-hal yang menjadi indikator dari kinerja BKKBN ini dapat disosialisasikan ke tingkat masyarakat baik Provinsi maupun kabupaten kota, nah semua lembaga pemerintah diharapkan bisa ikut mensukseskan ini,” ungkapnya.
Katanya kembali, bila PJPK dapat dipenuhi maka bisa diproyeksikan 10 hingga 20 tahun kedepan salah satunya adalah bonus demografi
“Nah, kalau kita tidak punya peta yang bagus, kita bicara soal bonus demografi menjadi tidak relevan. Nah, ini penting peta jalan kependudukan ini kita harus sukseskan bersama-sama. Sekali lagi, ini adalah program yang harus semua orang terlibat tidak hanya institusi pemerintah masyarakat juga harus terlibat,” jelasnya.
Lanjut dia, akan diupayakan terkait sosialisasi tersebut agar masyarakat dan semua lapisan peduli dan punya pengetahuan dan pemahaman yang sama.
“Tidak hanya masyarakat, dilingkungan pemerintah juga begitu bahwa betapa sangat pentingnya peta jalan pembangunan kependudukan ini,” tandasnya.








