Scroll ke bawah untuk membaca
 
Provinsi Sulawesi Utara

BRI Gandeng Kejati Gorontalo dan KPKNL, Bedah Cara Tangani Kredit Macet

21
×

BRI Gandeng Kejati Gorontalo dan KPKNL, Bedah Cara Tangani Kredit Macet

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – BRI Regional Office (RO) Manado tidak mau jalan sendiri dalam urusan kredit bermasalah. BRI menggandeng Kejaksaan Tinggi Gorontalo dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Gorontalo untuk mengasah kemampuan pekerjanya.

Kolaborasi itu dikemas dalam kegiatan In House Training (IHT) yang digelar di Hotel Aston Gorontalo, Kamis (5/11/2026).

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Fokus pelatihannya ada di bidang Retail Collection & Recovery. Sasarannya jelas, bagaimana menangani dan menyelesaikan kredit bermasalah agar sesuai aturan dan tidak salah langkah di lapangan.

Untuk membekali peserta, BRI menghadirkan dua narasumber yang memang paham soal hukum dan aset.

Pertama, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejaksaan Tinggi Gorontalo, Dr. Victoris Parlaungan Purba.

Kedua, narasumber dari KPKNL Gorontalo, Yus Irianto Ilahude. Dari pihak BRI, hadir Regional Retail Collection & Recovery Head RO Manado, Achmad Fauzan, bersama Area Head 2 Gorontalo, Dhinar Adi Nugroho.

Pesertanya merupakan pekerja dari tiga cabang BRI di Provinsi Gorontalo, yakni Cabang Gorontalo, Cabang Limboto, dan Cabang Marisa.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali materi seputar aspek hukum, cara menyelesaikan persoalan kredit, hingga prosedur pengelolaan dan penyelesaian aset lewat jalur yang sah sesuai perundang-undangan.

Kolaborasi dengan Kejati dan KPKNL ini diharapkan bisa memberi gambaran nyata dan pengalaman praktis. Bukan sekadar teori, tapi bagaimana menghadapi kondisi riil di lapangan saat proses penagihan dan pemulihan kredit.

BRI menegaskan, kegiatan ini merupakan langkah penting untuk membuat proses penagihan lebih efektif, mempercepat pemulihan kredit, sekaligus mengoptimalkan pengelolaan kredit bermasalah.

Semua itu tetap dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, kepatuhan, dan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance.

Melalui sinergi dan pelatihan berkelanjutan seperti ini, RO Manado berharap pekerja BRI di Gorontalo semakin profesional dan paham betul tugas dan tanggung jawabnya.

Harapannya, kualitas aset semakin membaik, pemulihan kredit semakin cepat, dan pada akhirnya berkontribusi positif bagi kinerja BRI secara keseluruhan.

Share :