Scroll ke bawah untuk membaca
Provinsi Gorontalo

Bazar Ramadan Tahun 2026 Tampil Beda, KPwBI Gorontalo Hadirkan Produk Pangan Organik

350
×

Bazar Ramadan Tahun 2026 Tampil Beda, KPwBI Gorontalo Hadirkan Produk Pangan Organik

Sebarkan artikel ini

GOSULUT. ID – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Gorontalo kembali menyelenggarakan Bazar Ramadan yang resmi di buka langsung Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bertempat di Galeri UMKM OLAKU, Senin (23/02/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dari 19 Februari hingga 15 Maret dengan menampilkan produk dari 175 UMKM, mulai dari olahan pangan, kerajinan, fesyen serta diisi berbagai kegiatan seperti Gerakan Pangan Murah (GPM), transaksi QRIS berhadiah, talkshow Inspiratif, Gerakan Sadar ZISWAF, Lomba Koko’o dan Da’i Cilik serta sertifikasi halal.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Bazar kali ini berbeda dengan penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya, dimana KPwBI Gorontalo melakukan inovasi dengan turut menghadirkan produk-produk pangan organik yang di hasilkan oleh pelaku UMKM, klaster pangan serta pondok pesantren dan kelompok tani mitra Bank Indonesia.

Inovasi ini diharapkan dapat mendukung pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan, pangan, sekaligus mendorong praktik pertanian yang lebih berkelanjutan, sejalan dengan
program pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan.

“Bazar kali ini kami menampilkan produk pertanian organik baik yang dihasilkan oleh pesantren mitra Bank Indonesia maupun kelompok- kelompok tani yang selama ini menjadi binaan Bank Indonesia, ” Ujar Kepala KPwBI Gorontalo, Bambang Satya Permana kepada wartawan.

Dikatakan, kehadiran komoditas pertanian organik pada kegiatan tersebut menjadi pesan dari Bank Indonesia bahwa saat ini adalah momentum untuk mendorong produktivitas pertanian yang terbukti mampu meningkat hingga 50 persen.

“Produktivitasnya meningkat 50 perrsen daripada pertanian konvensional, dan itu juga akan menciptakan ekonomi sekuler yang berkelanjutan artinya petani juga tidak mengolah pupuknya sendiri sehingga tidak tergantung pada pupuk buatan, “imbuhnya kembali.

Bambang menambahkan, sebagai tempat penyelenggaraan Bazar Ramadan, galeri UMKM OLAKU akan dijadikan sebagai UMKM Center.

“Artinya disinilah UMKM mendisplay produknya, namun tidak hanya display tapi juga di Galeri UMKM Olaku ini kita terus mengembangkan kapasitas para UMKM untuk bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas produk mereka kedepan akan semakin membaik, ” jelasnya.

Lanjutnya, UMKM masih menjadi pilar utama perekonomian baik nasional maupun di Gorontalo.Oleh karena itu, Bank Indonesia akan terus berkomitmen untuk bersama-sama dengan pemerintah daerah, Dekranasda, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) akan terus bersama-sama mendorong pengembangan UMKM yang ada di daerah ini.

“Termasuk pelaku-pelaku usaha berbasis syariah sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi Gorontalo yang inklusif dan berkelanjutan, “tandas bambang.

Share :  
error: Content is protected !!