Scroll ke bawah untuk membaca
Legislatif

Dukung Wajib Belajar 13 Tahun, Ketua Komisi IV: Ini Ikhtiar Wujudkan Generasi Emas 2045

35
×

Dukung Wajib Belajar 13 Tahun, Ketua Komisi IV: Ini Ikhtiar Wujudkan Generasi Emas 2045

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Program Wajib Belajar 13 Tahun yang mencakup 1 tahun prasekolah mendapat dukungan penuh dari DPRD Kabupaten Gorontalo. Program strategis tersebut dinilai menjadi fondasi penting untuk mencetak generasi emas di masa depan.

Dukungan itu disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Gorontalo, Jayusdi Rivai, usai menghadiri Sosialisasi Grand Desain Road Map Pendidikan Wajib Belajar 13 Tahun sekaligus peresmian PAUD Satu Atap TK Anggrek Mekar di Desa Haya-Haya, Kecamatan Limboto Barat, Selasa (03/11/2026).

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Jayusdi mengatakan, legislatif sangat mengapresiasi komitmen pemerintah daerah yang mulai melakukan pembenahan pendidikan sejak usia dini. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045.

“Kami di DPRD tentu sangat mengapresiasi. Wajib belajar 13 tahun ini adalah terobosan penting. Dunia pendidikan harus dibenahi dari bawah, dari usia dini, untuk menciptakan generasi emas menuju 2045,” tegas Jayusdi.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Komisi IV memastikan akan mengawal program tersebut melalui fungsi penganggaran dan pengawasan. Ia menegaskan, sektor pendidikan merupakan mandatory spending yang alokasinya wajib dipenuhi dalam APBD Kabupaten Gorontalo.

“Kami akan pastikan anggaran pendidikan sesuai amanat undang-undang. Ini komitmen kami untuk mendorong pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.

Tak hanya soal anggaran, DPRD juga akan memperketat fungsi pengawasan terhadap pengelolaan dana pendidikan di satuan pendidikan. Pengawasan tersebut meliputi dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah), BOP PAUD (Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD), hingga dana kesehatan terkait.

“Kita akan awasi secara ketat penyaluran dana BOS, BOP dan lainnya di sekolah. Tujuannya agar penggunaannya tepat sasaran dan benar-benar bisa mewujudkan pendidikan yang menyenangkan seperti yang kita harapkan,” pungkas Jayusdi.

Dengan sinergitas antara DPRD dan Pemerintah Daerah, diharapkan kualitas pendidikan di Kabupaten Gorontalo semakin maju dan mampu melahirkan generasi yang unggul dan berdaya saing.

Share :