GOSULUT.ID – Momentum Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober dimanfaatkan Anggota DPD RI, Rahmijati Jahja, untuk mengajak masyarakat menjaga dan merawat batik sebagai budaya leluhur.
Senator Gorontalo empat periode itu menegaskan batik bukan sekadar pakaian, melainkan warisan budaya tak ternilai yang harus dijaga bersama.
Menurutnya, batik telah diakui dunia sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO dan menjadi identitas serta jati diri bangsa Indonesia.
“Batik adalah ungkapan rasa cinta pada Tanah Air. Mari terus jaga warisan budaya leluhur ini,” ujar Rahmijati Jahja kepada Gosulut.id, Jumat (2/9/2026).
Ia menambahkan, setiap motif batik memiliki filosofi dan makna mendalam yang mencerminkan kekayaan Nusantara. Karena itu, pelestarian batik menjadi tanggung jawab seluruh elemen bangsa.
Lebih lanjut, Rahmijati Jahja mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk bangga mengenakan batik, mencintai produk lokal, dan mendukung para pengrajin batik di daerah.
Ia berharap, semangat Hari Batik Nasional dapat menumbuhkan kecintaan terhadap batik khas daerah agar semakin dikenal dan menjadi kekuatan ekonomi kreatif di tingkat nasional maupun internasional.







